PROMO

Latest Post
Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Rumah Pintar Mudah Dengan Perintah Suara Menggunakan Google Assistant dan Sonoff

Written By Unknown on Sunday, 22 July 2018 | 17:22

Sekarang dengan gaya hidup modern yang didukung dengan teknologi smartphone, kebutuhan apa saja bisa dibilang Anda dapat melakukannya lewat gadget yang Anda miliki. Ya bukan hanya sekedar bermedsos ria, belanja, tapi untuk mengendalikan peralatan listrik Anda di rumah sendiri, kini juga menjadi suatu gaya hidup baru. Dengan adanya Aplikasi Google yang didukung Voice Command Assistant Anda dapaty memerintahkan samrtphone Anda untuk melakukan sesuatu, termasuk mengendalikan pernagkat listrik di rumah Anda. Selain Google Assistant Anda perlu menggunakan microcontroller pintar seperti arduino dan sejenisnya, namun kini sudah ada alternatif mudah yang Anda tidak perlu pusing menulis script perintah maupun meng-compilenya. Dengan menggunakan Sonoff Smart WiFi Switch Anda sudah cukup untuk mencoba membangun sebuah sistem smart home atau Rumah Pintar yang ringkas. Sebenarnya masih banyak produk-produk merk lain, namun untuk sonoff harganya memang lebih miring dipasaran namun sudah cukup baik performanya untuk aplikasi sederhana untuk tutorial singkat ini

Tipe perangkat Sonoff (sumber aliexpress)
Sesuai namanya Sonoff adalah saklar elektronik yang dapat dikendalikan jarak jauh lewat media nirkabel WiFi 2.4 Ghz, sebagian model yang lain bisa lewat frekuensi 433 Mhz. Anda tinggal menginstalasi aplikasi "eWelink" di smartphone Anda untuk mengendalikan saklar sonoff tersebut.

Tipe atau model smart switch sonoff beraneka ragam mulai switch listrik AC biasa tanpa socket stop kontak, hingga tipe din rail untuk relay pusat atau switch lampu yang tertempel di dinding. Untuk memudahkan tutorial singkat ini, kita menggunakan contoh tipe sonoff S20 (lihat gambar) yang berbentuk fisik 1 stop kontak listrik dengan tipe socket EU (Eropa) karena tidak perlu merangkai kabel lagi ke perangkat atau peralatan listrik yang akan dikendalikan.

Saklar Sonoff S20 cukup Anda pasang di stop kontak listrik ac 110 atau 220 manapun untuk peralatan apapun dengan kemampuan maksimal 2200W 10A. Untuk kali pertama Anda perlu menginstal aplikasi ewelink di Android atau Ios smartphone Anda. Setelah mendaftar dengan no hp anda, anda perlu login ke dalam aplikasi setelah itu anda perlu klik tombol (+) di layar aplikasi paling bawah. Setelah itu Anda akan dipandu untuk menyambung ke perangkat sonoff yang aktif (dalam hal ini S20) dengan WiFi yang tersambung ke router/ modem wireless. Perlu dicatat agar sonoff bisa bekerja Anda harus memiliki jaringan internet WiFi dengan router wireless karena perangkat sonoff ini memerlukan koneksi WiFi untuk menyambung ke jaringan. Untuk lebih detail langkah-langkahnya Anda masuk ke link eWelink Introduction.
Tampilan awal masuk (register)
Saat akan pairing ke perangkat sonoff

Setelah proses register dan koneksi perangkat sonoff selesai sekarang Anda sudah bisa mengendalikan, membuat jadwal on-off selama 24 jam nonstop otomatis ke perangkat saklar wifi sonoff lewat smarphone Anda dengan jaringan WLAN maupun jaringan seluler 3G/4G selama perangkat sonoff di tempat Anda tetap tersambung ke internet melalui router/ modem WiFi ke provider internet.

Setelah langkah ini selesai barulah Anda berlanjut ke langkah berikutnya yaitu menggunakan perintah suara dengan Aplikasi google home dan google assistant di smartphone Anda. Gmabar Di samping kiri ini adalah contoh yang penulis gunakan untuk mengendalikan pompa air on dan off lewat aplikasi ewelink. Setelah menginstalasi aplikasi google home anda perlu mengkonfigurasi google Anda agar bisa menyambungkan google assitant Anda ke aplikasi ewelink. sehingga jika perintah suara dikeluarkan ke google assistant google akan merespon melalui aplikasi ewelink sehingga akan mengendalikan perangkat sonoff tersebut.

Untuk mengkonfigurasi aplikasi ewelink ke google home assistan masuk ke setting google, ke menu setelang (setting) lalu menu assistant google (setting kembali) lalu di dalam menu konfigurasi assistant google pilih menu di bawah menu prangkat (telepon) akan ada menu "home control (kontrol rumah). Setelah masuk lalu klik tombol tanda (+) untuk menambahkan perangkat. Tekan lalu akan muncul menu baru untuk memilih produk atau merk perangkat yang akan ditambahkan, karena tutorial ini memakai sonoff maka pilih produk "Smart We Link". Untuk lebih jelasnya coba lihat gambar di bawah ini.

Setting ewelink di google

Nama label sonoff
Setelah anda memilih Smart We Link Anda akan kembali mengisi login ewelink seperti di gambar yang pada awal-awal login ke ewelink. setelah masuk perangkat sonoff yang sudah ada di aplikasi ewelink akan terdeteksi otomatis di google home control, Anda bisa mengganti label nama perangkat dan ruangan di mana perangkat sonoff tersebut berada, untuk memudahkan pelabelan. Contoh di samping menggunakan label pompa air karena memang untuk mengatur saklar pompa air.

Setelah semua sudah diberi nama label, maka Anda tinggal menguji dengan perintah suara ke google assistant, direkomendasikan bahasa deafult Inggris walaupun bisa juga mengunakan Bahasa lokal (Indonesia), karena perintahnya menggunakan kata "on" dan "off".

Berikut adalah contoh menggunakan perintah di google assistant (lihat gambar di bawah), jika berhasil google assistant akan memberi respon kalaupun gagal, dia juga akan memberikan keterangan juga.

Memberi perintah google assistant ke perangkat sonoff smart switch

 Baik kurang lebih seperti itulah memanfaatkan perintah suara google assistant untuk mengendalikan perangkat smart switch yang mengaktifkan atau menonaktifkan peralatan listrik di rumah Anda. Di bawah ini ada video contoh penggunaan google assistant untukperangkat sonoff smart WiFi switch. Selamat Mencoba.




Balon Google, BTS Yang Melayang Di Angkasa Serta Alternatifnya

Written By Unknown on Sunday, 1 November 2015 | 09:06

Loon Project Google (cdn.ndtv.com)
Belakangan ramai dibicarakan di media-media khususnya lokal, bahwa proyek Balon Google atau dikenal dengan "Project Loon" akan segera melakukan ujicoba di tanah air mulai tahun 2016. Hal ini setelah terjadi kesepakatan bersama di mana beberapa perwakilan dari perusahaan operator di Indonesia seperti Telkomsel, Indosat dan XL Axiata didampingi pula oleh Menkominfo Rudiantara menyambangi kantor Google di Silicon Valley, Amerika Serikat pada tanggal 29 Oktober 2015, dengan tujuan untuk membantu realisasi penyebaran komunikasi dan internet ke seluruh pelosok tanah air, khusus di wilayah yang sulit terjangkau oleh jaringan infrastruktur operator seluler maupun penyedia jasa internet lainnya.

Respon di tanah air cukup beragam, pada umumnya menyambut positif, namun sebagian lagi dengan tambahan catatan -terutama beberapa aktivis IT- Seperti Onno Purbo yang mengeluarkan unek-uneknya mengenai sikap pemerintah terhadap proyek Balon Google yang dianggap lebih mendukungnya dibanding dengan teknologi OpenBTS yang beberapa tahun sebelumnya digembor-gemborkan menjadi salah satu solusi untuk penyebaran infrastruktur komunikasi dan data internet hingga ke seluruh pelosok Indonesia dengan biaya yang relatif lebih murah dibanding BTS operator konvensional.

Selain itu Asosiasi Penyelenggara Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) pun ikut bersuara bahwa mereka dapat mendukung penuh proyek balon Google dengan syarat bahwa anggota APJII dapat ikut serta dalam penyelenggaran balon ini tidak khusus hanya bagi segelintir operator besar saja, untuk memenuhi syarat teknologi netral.[1]

cara kerja VSAT (vsat-systems.com)
Cara Kerja Balon Google
Terlepas suara-suara di atas mari bersama kita lihat sebenarnya bagaimana Balon Google ini bekerja. Secara sederhana Balon Google ini bisa dibilang bekerja mirip satelit buatan yang berfungsi menyebar sinyal seperti stasiun televisi maupun data internet. Balon ini bekerja di stratosfer dengan ketinggian sekitar 20 km dari tanah. Teknologi Satelit atau Balon Google pada prinsipnya adalah seperangkat repeater yang berfungsi melanjutkan sinyal yang ditembak dari titik pemancar di Bumi, biasanya di titik pusat maupun titik cabang terakhir yang dimiliki perusahaan operator/stasiun televisi untuk menyebarkan ke pelanggan mereka hingga ke wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel maupun BTS (Base Tranceiver Station) repeater konvensional. Sedangkan frekuensi yang dipancarkan balon Google bisa diatur untuk memancarkan teknologi radio 3G/4G di frekuensi 900 Mhz atau bisa frekuensi seperti 2.4 Ghz WiFi, 700 Mhz super WiFi, maupun frekuensi lainnya. Hal tersebut tergantung dari perangkat yang berfungsi sebagai repeater di balon Google tersebut.

Bagian utama balon Google tentu saja mesti ada sumber listrik, berupa baterai penyimpan yang mendapat daya dari panel surya untuk menyalakan perangkat elektronik lainnya. Bagian kedua adalah sistem pengendali otomatis balon untuk bisa bekerja dalam orbit atau titik yang ditentukan di mana balon ini bekerja dan juga sesuai jangka waktu yang ditentukan, juga untuk saling komunikasi dengan balon-balon yang lain seperti bekerja dalam mesh network. Dan bagian terakhir, tentu perangkat repeater untuk menerima dan menyebarkan kembali sinyal dari operator ke pelanggan berupa sinyal 3G/4G. Jadi secara sederhana satelit maupun balon Google ini berfungsi sebagai BTS repeater sebagaimana BTS konvensional yang digunakan operator seluler maupun Wireless ISP (Penyedia Jasa Internet) yang biasanya menggunakan teknologi WiFi nirkabel untuk menyebar koneksi internet ke pelanggan. Cara kerja sederhana ini bisa dilukiskan seperti gambar di bawah.

klik untuk memperbesar gambar (cnnindonesia.com)

Alternatif Selain Loon Project
Dari penjelasan di atas bagaimana cara kerja balon Google ini, yang mana balon ini berfungsi layaknya BTS repeater yang melayang-layang di angkasa, tidak heran suara dari penggiat OpenBTS meminta perlakuan yang sama agar memudahkan penyelenggaraan OpenBTS secara luas di tanah air. Bagaimana OpenBTS bekerja? Secara prinsip dia bisa bekerja sebagimana BTS konvensional milik operator bekerja, namun lebih sederhana dirakit dan tentu relatif lebih murah. Bahkan perangkat OpenBTS sendiri bisa dipasang jika memang diinginkan dalam balon tersebut. Intinya balon Google hanya berfungsi sebagai tempat meletakkan perangkat BTS di udara, yang tentu jika di darat, BTS memerlukan tempat berupa tower yang tinggi untuk menyebarkan sinyal ke pelanggan. Selengkapnya Anda bisa baca di artikel "Membangun OpenBTS" dan "OpenBTS Komersial".
Operator BTS Repeater

Wireless ISP Hotspot WiFi Repeater

Nah dari beberapa penjelasan di atas, teknologi wireless (tanpa kabel/nirkabel) yang digunakan untuk menyebarkan akses internet dan komunikasi ke pelanggan pada hakekatnya hanya media yang membawa data untuk menggantikan media kabel tembaga maupun kabel optik (cahaya) ke pelanggan. Media nirkabel maupun kabel tentu memiliki kelebihan masing-masing, sehingga media nirkabel seperti teknologi VSAT, 3G/4G, WiFi itu berfungsi sebagai komplemen jaringan internet yang saling melengkapi. Ciri dasar fixed kabel seperti kabel optik atau tembaga memiliki kelebihan kapasitas bandwidth yang besar serta gangguan interferensi yang minim, namun sangat sulit untuk instalasi di medan yang berat seperti pegunungan, hutan, laut dan sebagainya. Sebaliknya teknologi radio nirkabel memiliki kelebihan kemampuan untuk nomad maupun mobile yang tinggi, namun memiliki kekurangan kapasitas bandwidth yang lebih rendah dan rawan gangguan interferensi frekuensi radio lainnya.

BTS WiFi Tenaga Surya Dan Angin (hacknmod.com)
Pada akhirnya kita bisa melihat alternatif teknologi pelengkap balon Google bisa bervariatif, seperti OpenBTS dan tentu saja Rt/Rw.net yang telah lama menjamur di negeri ini. Open BTS dengan teknologi yang ringkas bisa dengan mudah diinstalasi dilapangan untuk fixed BTS maupun mobile BTS yang dapat digunakan seperti program MPLIK Kominfo, dengan bantuan kendaraan bermotor atau lainnya. Hal ini juga berlaku dengan teknologi WiFi yang sudah menjamur yang banyak digunakan di masyarakat entah lewat ISP maupun penggiat Rt/Rw.net yang telah sampai ke kampung-kampung di negeri ini, salah satunya seperti cerita internet hotspot di Desa Melung.[2]

Karena Teknologi WiFi pun juga bisa digunakan sebagai media untuk komunikasi dengan teknologi VoIP IPPBX yang telah banyak digunakan saat ini. Anda juga bisa membaca artikel "Membangan server VoIP" dan "VoIP Rt/Rw.net".

Bagan untuk BTS WiFi Tenaga Angin dan Surya untuk data internet dan komunikasi VoIP IPBBX (hacknmod.com)
Hingga di sini, kita bisa mendapat gambaran, bahwa Loon Project atau Balon Google bukan merupakan satu-satunya solusi teknologi yang mampu menyelesaikan masalah untuk menghadirkan akses broadband ke seluruh pelosok tanah air. Masih ada beberapa solusi teknologi lainnya seperti yang telah ditulis paragraf di atas. Sekarang tinggal bagaimana para pemangku kepentingan (stakeholder) bekerjasama mewujudkan ini semua, adalah bergantung dari kemauan regulator dan juga pemain bisnis dan komunitas bisa bersinergi satu sama lain. Penulis yakin banyak komunitas kreatif di negeri ini yang siap menyambut jika pemerintah mengeluarkan peraturan untuk kemudahan menggelar OpenBTS dan WiFi Rt/Rw.net untuk mempercepat akses komunikasi broadband ke seluruh pelosok negeri.

note:
[1]www.indotelko.com

[2]news.viva.com

Mikrotik hAP Lite, "Mobile" Router WiFi Ekonomis

Written By Unknown on Sunday, 20 September 2015 | 20:22

Seri Routerboard Mikrotik telah mengeluarkan produk teranyarnya di pasaran, yaitu RB941-2nD atau disebut Home Access Point lite (hAP lite). hAP Lite adalah sebuah perangkat router wireless yang cocok bagi kebutuhan rumah dan kantor kecil atau biasa disebut SOHO (small office home office).

Perangkat router wireless ini tentu menggunakan firmware Mikrotik RouterOS dengan segala fiturnya seperti bandwidth shaping, firewall, user access control lainnya.

Mikrotik hAP Lite dilengkapi dengan 650MHz CPU, 32MB RAM, dual chain 2.4GHz onboard wireless, empat Fast Ethernet port dan RouterOS L4 license.

Router ini juga menggunakan standar power yang baru di varian ini yaitu MicroUSB 5v, hal ini memungkinkan sumber daya listrik untuk router ini menggunakan charger handphone/smartphone atau bahkan menggunakan powerbank yang banyak beredar di pasaran. Dengan input 5v ini maka router ekonomis ini bisa digunakan untuk "mobile" seperti di kendaraan maupun di ruangan terbuka, karena bisa menggunakan sumber listrik dari powerbank yang biasa digunakan gadget atau telepon genggam Anda.

Varian dari hAP Lite adalah model terbarunya dengan kode RB941-2nD-TC atau disebut hAP Lite2. Perbedaannya yang ketara hanya dalam bentuk fisiknya, dimana hAP Lite2 memiliki bentuk fisik berdiri memanjang pada sisi lebarnya seperti gambar di samping. Untuk jeroan di dalamnya memiliki kemampuan yang sama persis dengan seri awal hAP Lite.

Untuk harganya pun produk hAP Lite ini bisa dibilang yang termurah dibanding seri routerboard mikrotik kelas SOHO yang lain. Dengan harga pasaran sekitar di bawah $30, membuat router hAP Lite bisa menjadi pilihan bagi pengguna rumahan atau SOHO karena harga yang cukup terjangkau.

Kami juga menerima pemesenan router hAP Lite ini ditambah dengan konfigurasi untuk hotspot, bandwidth shapping, firewall, dan lainnya.



Spesifikasi RB941-2nD (hAP Lite)
Product codeRB941-2nD
CPU nominal frequency650 MHz
CPU core count1
Size of RAM32 MB
10/100 Ethernet ports4
10/100/1000 Ethernet portsNone
MiniPCI slots0
MiniPCI-e slots0
Wireless chip modelQCA9531-BL3A-R
Wireless standards802.11b/g/n
Number of USB ports0
Power Jack1
PoE outNo
Supported input voltage5 V - 5 V
PoE inNo
Voltage MonitorNo
CPU temperature monitorNo
PCB temperature monitorNo
License level4
Antenna gain DBI1.5
Current MonitorNo
CPUQCA9531-BL3A-R
Max Power consumption3W
SFP portsNone
SFP+ portsNone
Number of chains2
Serial portNone

Hasil Tes Performa
Gambar di bawah ini adalah hasil tes performa router hAP Lite dari situs resmi routerboard mikrotik. Klik gambar tersebut untuk memperbesar.

Kelebihan Lampu Bohlam LED Dibanding Lampu Konvensional

Written By Unknown on Friday, 17 April 2015 | 06:45

Foto: pooltablelightsguide.com
Lampu bohlam LED kini telah menjadi tren untuk menggantikan lampu bohlam CFL (sering disebut lampu neon) dan lampu pijar atau halogen, walaupun kenyataannya masih banyak masyarakat masih enggan menggunakan lampu bohlam LED karena hanya satu hal yaitu; harga beli lampu bohlam LED lebih mahal daripada lampu CFL dan lampu pijar. Padahal kalau kita bandingkan secara keseluruhan harusnya menggunakan bohlam LED lebih hemat biaya dan energi. 

Makanya berikut di bawah ini adalah sedikit penjelasan tentang beberapa kelebihan bohlam LED dibanding dengan lampu konvensional.

Mengapa Memilih Lampu Bohlam LED?

Lampu LED memiliki efisiensi energi tinggi – Panas yang rendah, lebih terang, hemat biaya. LED menggunakan daya listrik dengan output kecerahan cahaya yang sama, lebih rendah 85% daripada daya listirik yang digunakan lampu pijar dan sekitar 18% lebih rendah daripada lampu CFL. Hal ini tentu cukup berpengaruh pada pengeluaran biaya beban listrik, yang pelanggan bayar pada perusahaan listrik.

Perbandingan energi yang digunakan LED dengan beberapa jenis lampu

 
Lampu LED bertahan lebih lama (awet) - Menjadikannya lebih hemat lagi. Biasanya lampu LED memiliki jangka waktu pakai (lifetime) sekitar 25.000 jam - yang berarti lebih dari 22 tahun jika digunakan 3 jam perhari - atau sekitar lebih dari 5 tahun jika digunakan 12 jam perhari rata-rata di negeri kita-red. Lampu pijar konvensional bertahan berkisar 1.000-2.000 jam dan lampu CFL sekitar 6.000-15.000 jam.

Kesimpulannya, lampu bohlam LED menghemat biaya dalam dua bentuk:
  • Anda akan berhemat tiap tahun berdasarkan daya listrik yang digunakan perlampu lebih sedikit.
  • Karena lampu LED bisa bertahan relatif lebih lama (bisa 20 tahunan), Anda akan menghemat pembelian untuk mengganti lampu.
Di bawah ini adalah contoh tabel ilustrasi perbandingan biaya penggunaan sebuah lampu LED dengan lampu pijar dan CFL yang ketiganya memiliki tingkat kecerahan yang sama.

Ilustrasi perbandingan biaya penggunaan lampu (klik untuk perbesar)

Lampu LED menyala instan - Tidak perlu menunggu beberapa saat hingga lampu menyala penuh. Lampu LED berpindah on-off secara instan dan bebas dari berkedip – Tidak memerlukan waktu pemanasan (warm up) sebagaimana kebanyakan lampu neon CFL.

Lampu LED lebih kuat - Tidak ada tabung kaca. Tidak seperti lampu pijar dan CFL yang memiliki tabung terbuat dari kaca yang rawan pecah jika terjatuh - akibatnya lampu tersebut otomatis sudah rusak tidak bisa menyala - Lampu LED lebih tahan jika sampai terjatuh karena hanya menggunakan tabung dari bahan plastik atau fiber yang apabila retak ataupun pecah sekalipun, lampu LED di dalamnya masih bisa menyala.

Lampu LED bebas dari bahan Merkuri (raksa) - Tidak seperti lampu neon CFL. Bahan Merkuri sedikit digunakan dalam lampu neon CFL yang apabila lampu itu pecah akan agak berbahaya jika di dalam ruangan tertutup karena beresiko bahan merkuri tersebut masuk ke dalam tubuh manusia.

Lampu LED termasuk lampu yang ramah bagi lingkungan (green light) - Menghasilkan cahaya lebih terang dengan energi yang sedikit. Sepanjang waktu pakai lampu LED, hanya menggunakan sedikit daya listrik dan lebih sedikit jumlah penggantian lampu; menyimpan lebih banyak energi dalam transportasi, pengiriman, dan pemeliharaan jika dibandingkan dengan lampu konvensional. Semua hal ini akhirnya bisa mengurangi emisi CO2 di udara, ini adalah situasi yang menguntungkan bagi Anda dan lingkungan. Karena lampu LED sangat efisien, jenis lampu ini adalah produk yang tepat digunakan untuk melengkapi pembangkit energi terbaharukan seperti panel surya untuk pembangkit listrik tenaga surya atau pembangkit listrik tenaga angin.

Lampu LED menyala tidak terlalu panas dan aman. Lampu LED menyala lebih dingin dibandingkan lampu pijar halogen dan bisa mengurangi resiko bahaya. Menggunakan Lampu LED akan membantu sebuah pemanas-pendingin ruangan (AC) berjalan lebih efektif. Ketika lampu menyala lebih dingin, hal ini dapat mengurangi kemungkinan kerusakan fiting, nuansa dan dekorasi lampu, yang bisa terjadi dengan lampu yang panas.

Lampu LED adalah masa depan - Masa depan yang akan cerah. Jutaan dolar telah digunakan untuk riset dan pengembangan untuk membuat produksi lampu LED lebih efisien di masa depan. Dengan daya yang rendah dan memiliki fitur yang banyak, menyebabkan produk ini cukup ideal untuk menghasilkan tipe-tipe baru untuk model lampu seperti lampu LED strip, lampu LED jalan raya, dan lamapu penerangan yang juga telah tersedia saat ini. Produk lampu LED ini juga telah terintegrasi dengan sistem kendali yang dapat dikendalikan secara jarak jauh (remote) dengan menggunakan telepon genggam smartphone dan PC tablet.

Seiring dengan menurunnya harga lampu LED di pasaran, juga semakin efisien dalam penggunaan energi dalam jangka panjang; alasan untuk mengganti lampu konvensional dengan LED saat ini sangat menarik dan menjanjikan. Jadi mulailah dari sekarang kita bersama beralih ke teknologi lampu LED.

Berlanjut ke Tips memilih lampu bohlam LED

(Diolah dari: integral-led.com)

Mengenal Elphel, Kamera Video Network Open Source

Written By Unknown on Thursday, 7 March 2013 | 11:05

Elphel adalah nama produk kamera video network yang mengusung semangat open source dalam produksinya. Elphel, Inc dimulai pada tahun 2001 untuk menyediakan kamera berkinerja tinggi yang didasarkan pada rancangan dengan perangkat lunak dan perangkat keras open source. Kebebasan pengguna produk Elphel adalah prioritas utama perusahaan Elphel, dimana perusahaan ini menggunakan lisensi GNU General Public License yang mencakup di dalamnya semua rancangan perangkat lunak dan keras Elphel.

Kebebasan yang diusung produk Elphel ini sangat luas, dari sekedar kenyamanan penggunaan out-of-the-box dari kamera ini dengan GUI (Graphical User Interface) atau antarmuka intuitif hingga kemungkinan untuk memodifikasi bagian apapun dari kamera tersebut. Lisensi GNU ini melindungi hak pengguna untuk membuat dan mendistribusikan produk-produk turunan berdasarkan produk Elphel,  sebuah produk yang mungkin cocok untuk kebutuhan aplikasi tertentu yang bahkan tidak pernah terpikirkan oleh perusahaan Elphel, Inc tersebut.

Kamera Elphel ini menggunakan chipset produksi Axis Communications, perusahaan chipset yang khusus membuat chipset untuk kebutuhan kamera jaringan yang berbasis dukungan teknologi Embedded Linux. Produk Elphel selain menyediakan produk siap pakai juga menjual model kit tambahan dan board OEM untuk kemudahan para developer untuk mengembangkan produk kamera video yang diinginkan untuk produknya sendiri bahkan untuk dikomersialkan kembali ke konsumen.

Kamera Elphel ini sangat mudah dikostumisasi untuk berbagai kebutuhan aplikasi konsumen.  Bahkan saat ini kamera Elphel menjadi basis proyek pengembangan kamera video untuk kebutuhan film sinema, yang proyek tersebut diberi nama Apertus Open Source Cinema. Rancangan logika kerja dan board kamera Elphel juga bisa diambil secara bebas.





Berikut adalah fitur-fitur yang ditawarkan kamera Elphel:

Key features

  • High resolution sensors support (like the Kodak 16Mpix CCD or Aptina 5Mpix CMOS)
  • High speed compression: up to 80 MPix/s
  • Many formats for recording video: Quicktime, OGM, JPEG Image Sequence, JP4 RAW Image Sequence, Ogg Theora, HDR
  • Many available data interfaces: Compact Flash Card, SATA (HDD or Raid), Ethernet 100Mbit, USB, RS-232;
  • User friendly and open scripting on the camera: PHP (API,examples), CGI, C, C++, etc.
  • Firmware sources and binaries for main CPU and FPGA are available on SF.net The SDK and full hardware documentation are also freely available. (353)

Power

  • 48V DC with midspan power supply/injector
  • or optionally a 12-36V with power injector (non IEEE802.3af compliant)
  • or single 3.3V source
  • Typical power consumption between 2.4W - 5.8W depending on operation and load

Interesting possibilities

  • Hardware synchronized recording of multiple images (multiple sensors, multiple cameras, external trigger)
  • Connecting infinite sensors is possible (one 10359 board per three sensor)
  • Standard GNU/Linux distribution offers the possibility to port existing software and kernel drivers to provide support for more external devices (USB gadgets, converters, ...)
    • GPS and digital compass integration
    • RFID integration
  • Focus helper (software to assist in adjusting fine focus)
  • Data insertion into EXIF header (GPS, compass, INS, other telemetry, ..)
  • On the fly adjustment of recording parameters without loss of recording speed.
  • Robust and reliable firmware upgrade (reflashing) over the network.
  • Remote/local digital temperature sensor
  • On-board clock/calendar
  • Fan connector
  • AUX connector

 Application areas 

  • scientific imagery and video applications
    • high speed video
    • exploration
    • microscopy
    • observation of nature/wildlife
    • underwater imaging
  •  medical imagery
  • time-lapse filming (Including HDR support)
  • geotagging applications
  • aerial imagery and video applications
  • digital cinematography
  • HD video
  • security
    • video surveillance
    • smart access control
    • RFID
  • document scanning
  • street imagery
  • 3D reconstruction
  • 2D/3D laser scanning
  • barcode reading
  • sport (Photo-finish)
  • machine vision
    • PCB inspection
    • Parts inspection & validation
  • robotics
  • education (Verilog, Image processing, Networking, Circuit design, Mechanical design)
  • business
    • video conferencing
  • entertainment
  • arts
Contoh paket kit kamera Elphel

Untuk lebih mengetahui perkembangan tentang kamera video network Elphel, Anda bisa langsung berkunjung ke situs resminya di elphel.com

sumber: elphel.com

Mengcopy Senapan Serbu Dengan Printer 3D, Menuju Senjata Api Open Source?

Written By Unknown on Tuesday, 19 February 2013 | 09:07

Jika Anda seorang penggemar fiksi ilmiah atau mungkin masa depan pasca suatu revolusi di mana geng-geng yang berkeliaran menggulingkan pemerintah karena begitu mudah untuk mendapatkan senjata, Anda mungkin akan mengikuti perkembangan senjata api yang dicetak sepenuhnya dengan printer 3D untuk kali pertama. Untuk saat ini memang untuk sebuah senjata api hasil cetakan printer 3D belum sepenuhnya ada, tapi sekarang sebuah magasin untuk isi 30 peluru dari senjata jenis AR dan M-16 telah berhasil dicetak dengan printer 3D, para pembuat tersebut telah membuat kemajuan yang signifikan, sebagaimana yang di tulis dari situs online extremetech.com 

Senjata api hasil cetakan 3D kali pertama, adalah yang dibuat oleh "HaveBlue" seorang anggota forum AR15.com. Senjata tersebut adalah sebuah pistol, yang terdiri atas sebuah receiver  (bodi senjata) cetakan 3D, yang dikombinasikan dengan bagian atas lainnya yang masih sepenuhnya dari metal seperti bagian laras.  Bagian receiver sebenarnya jika ditinjau secara hukum benda tersebut merupakan senjata api, sehingga di mata hukum, benda tersebut adalah benar dikategorikan sebuah pistol. Setelah pistol HaveBlue ini membuat magasin (tempat peluru), perusahaan lain, Defense Distributed (DefDist), mulai mencetak 3D sebuah komponen senapan. Tim ini telah mencetak 3D bodi senapan serbu AR-15, yang kemudian diuji, namun terjadi kegagalan. senapan tersebut hanya bertahan selama 6 kali tembakan. Tapi hal tersebut cukup mengagumkan untuk sebuah senjata api hasil cetakan printer 3D yang terbuat dari plastik.

Menariknya-dan agak menakutkan sebenarnya-adalah bahwa DefDist bertujuan untuk membuat sebuah senjata yang bisa disebut sebuah senjata api Wiki atau senjata api Open Source-sebuah senjata yang rancangannya bisa diunduh (dari internet) dan dan dicetak (dengan printer 3D)-yang menyatakan bahwa orang-orang berhak untuk memanggul senjata.

Sekarang, DefDist telah menciptakan magasin senjata AR cetakan 3D. magasin tersebut dicetak dengan printer 3D Objet Connex26 yang menggunakan bahan cetak transparan VeroClear untuk memperlihatkan jumlah putaran di magasin dan pengisian peluru. DefDist mencatat bahwa hasil akhir produk cetakan tersebut tidak sempurna, dalam prakteknya "hampir setiap komponen" harus dihaluskan setidaknya sekali. Tes tersebut belum sepenuhnya sukses, namun tim berhasil satu percobaan yang mana berhasil melakukan sekitar lima kali tembakan sebelum mengalami kegagalan - tidak begitu buruk untuk hasil pertama.

Masalah terbesar tampaknya adalah untuk pengisian peluru ke senjata, sehingga untuk membuat yang lebih lancar, tim DefDist menambahkan grafit ke dalam bodi magasin, memodifikasi slot mag catch, dan diampelas sekali lagi. Hasil akhir adalah sebuah magasin cetakan 3D yang bertahan selama 50 kali isian, dan tetap utuh sesudahnya. DefDist mengatakan bahwa meskipun magasin mulai membengkok karena panas, tapi dengan mudah masih bisa bertahan melampaui 100 kali pengisian.

Laporan menunjukkan untuk harga magasin biasa, bisa sampai lima kali dari harga standar buatan DefDist, jadi mungkin, agak murah menggunakan alternatif hasil cetakan 3D yang dapat memberikan semacam solusi, atau setidaknya memuaskan kebutuhan pemilik senjata.


Sejauh ini, orang-orang sudah bisa memiliki bodi, dan sekarang magasin senjata cetakan 3D. Kami masih belum mendengar kabar tentang stok senjata cetakan 3D. Tantangan terbesar kemungkinan besar adalah untuk laras, karena itulah bagian yang benar-benar dilewati peluru, tetapi melihat perkembangan di DefDist yang meningkat, kita mungkin akan melihat laras senapan cetakan 3D lebih cepat dari yang kita pikirkan.

Di bawah ini adalah video tentang informasi memproduksi "senjata api Wiki" dengan printer 3D.

Apertus, Kamera Open Source Untuk Film Sinema

Written By Unknown on Thursday, 14 February 2013 | 14:29

Pada tulisan Kami sebelumnya, sudah sedikit diulas bahwa gerakan open source sudah berkembang juga ke komunitas perfilman dunia. Bahkan untuk mendukung produksi film-film open source, para pengembang perangkat keraspun turut serta dalam pengembangan perangkat keras open source untuk memproduksi film-film tersebut.  Salah satunya adalah kamera Apertus, sebuah proyek kamera open source untuk membuat film sinema (bioskop).

Visi, Misi Dan Tujuan Dari Proyek Apertus
Tim proyek Apertus bermaksud untuk menciptakan sebuah komunitas yang mendorong industri perangkat lunak bebas (FLOSS) dan perangkat keras kamera digital film sinematik terbuka (open source) yang terjangkau untuk lingkungan produksi profesional. Semua hal yang dipelajari di komunitas ini akan dibagikan dan bebas tersedia bagi siapa saja.

Tujuan dari proyek Apertus adalah untuk menciptakan sebuah sistem kamera modular yang terdiri dari beberapa perangkat keras dan modul perangkat lunak menggunakan basis Elphel (salah satu model kamera open source) serta dirancang khusus dengan perangkat lunak terbuka (FLOSS) dan perangkat keras terbuka untuk membangun sebuah perangkat yang semua fitur-fitur sinema yang relevan dibutuhkan untuk pengambilan gambar di lapangan. Proyek Apertus juga melihat dirinya sebagai platform untuk para produser film, profesional di bidang industri kreatif, seniman dan penggemar kamera. Apertus adalah lebih bukan hanya sekedar sebuah koleksi perangkat lunak / keras, proyek ini adalah perpustakaan pengetahuan, ekosistem orang yang mendukung satu sama lain dan pendorong kebebasan. Sebagai catatan, atas kerja keras tim ini, proyek Apertus memenangkan penghargaan Award of Distinction Prix Ars Electronica pada tahun 2012 dalam kategori komunitas digital.

Latar Belakang Sejarah Apertus
Proyek ini diciptakan oleh para pembuat film yang muak dengan peralatan film yang mahal dan terbatas yang mana mereka harus bekerja dengannya setiap hari. Keinginan untuk memiliki kamera tanpa keterbatasan yang disesuaikan persis dengan kebutuhan pembuat film sendiri memicu penciptaan proyek Apertus, dan keinginan tersebut masih terus terjadi bertahun-tahun kemudian.

Gagasan untuk menciptakan kamera sinema didasarkan pada kamera jenis Elphel 333 yang dimulai pada musim semi 2006 dalam benak seorang anggota forum dvinfo: Oscar Spierenburg, yang mana pada Maret 2006 ia telah membuat sebuah thread baru yang berjudul "High Definition with Elphel model 333 camera". Banyak orang terlibat dan proyek tersebut akhirnya tumbuh dan berkembang. Seiring waktu berlalu thread ini menembus angka 1.000 postingan pada tahun 2009. Ikhtisar dari sini benar-benar sulit diambil dari thread panjang ini. Maka setelah komunitas berkumpul, diputuskan untuk membuat website untuk proyek itu, dan kemudian pencarian untuk nama proyek unik ini dimulai. Dari beberapa usulan, nama "Apertus" - yang berarti terbuka, bebas, umum, jujur​​, jelas yang berasal dari bahasa Latin - memenangkan suara menjadi nama proyek mulai saat itu sampai sekarang.

Kamera Apertus Axiom
Kamera Apertus Axiom akan menjadi kamera digital film sinema open source pertama yang dirancang dari awal (design from scracth) dengan menerima keterbukaan ide-ide di dalamnya. Pilihan sensor gambar adalah CMV12000 dari Cmosis. Agar bisa mewujudkan hal itu, tim Apertus bekerja untuk membuat sebuah purwarupa (prototype) yang disederhanakan, yaitu Axiom Alpha. Karena detail-detail teknis Axiom masih digodok, tim Apertus tidak ingin membuka hal-hal yang belum baku ditetapkan pada proyek Axiom.

Purwarupa Kamera Apertus Axiom Alpha
Apertus Axiom Alpha adalah purwarupa kamera Apertus Axiom. Axiom Alpha belum memiliki semua fitur-fitur Axiom (seperti pilihan high speed dan raw recording) tapi ini merupakan langkah pertama untuk memulai sebuah perjalanan ke tujuan yang diinginkan, pada suatu hari nanti.

Model Alpha dimaksudkan untuk menjadi lebih daripada sekedar bukti dari sebuah konsep di atas kertas. Model ini direncanakan untuk sudah memenuhi tuntutan aplikasi dunia nyata seperti yang digunakan untuk produksi film. Moto utama dengan model Alpha adalah "Keep it simple!". Fitur-fitur dalam kamera tersebut direduksi menjadi suatu fitur inti penting yang mutlak, cukup untuk sebuah kamera film. Tidak ada kemewahan. Jadi misalnya, kita memilih lensa mount yang paling sederhana dan paling mudah untuk menerapkan dari suatu sudut pandang teknis: Nikon F-mount. Kamera Axiom penuh akan memiliki sistem lensa mount yang bisa ditukar, yang mencakup hampir semua lensa yang pada saat ini yang digunakan untuk produksi film.


Spesifikasi Teknis
Lens Mount                : Nikon F-Mount
Image Sensor Size      : Super 35 / APS-C
Resolution                  : 1920x1080 (downscaled from 4K Image Sensor)
Output                        : 3G-SDI (uncompressed)
Chroma Sampling      : 4:4:4
Frame Rate                : 25
Power Consumption  : ~10W
Inputs/Outputs           : Power In (12V DC), USB 2.0 (Camera Control), 3G-SDI Out

Untuk lebih mendapat informasi mendetail tentang proyek kamera open source Apertus, bisa mengunjungi situs resminya di apertus.org. Video di bawah ini adalah hasil dari kamera Apertus yang berhasil memenangkan penghargaan Award of Distinction di Prix Ars Electronica 2012.




Gelombang Pusaran Radio, Memperbesar Kanal Nirkabel Berlipat Ganda!

Written By Unknown on Saturday, 9 February 2013 | 00:52

Setelah empat tahun banyak pihak yang mengejek dan menaruh ketidakpercayaan, Thide Bo dari Institut Fisika Ruang Swedia dan sebuah tim di Italia akhirnya membuktikan bahwa hal itu adalah mungkin untuk secara bersamaan mengirimkan beberapa saluran radio nirkabel pada frekuensi yang tepat sama. Secara teori, menurut Thide, kita berpotensi bisa mengirimkan "jumlah tak terbatas" dari kanal TV, radio, WiFi, dan saluran selular pada saat yang sama di atas frekuensi yang sama, meruntuhkan spektrum nirkabel  sangat padat pada kondisi yang kita miliki saat ini.

Pendekatan Thide adalah cukup sederhana. Pada dasarnya, gelombang elektromagnetik dapat memiliki kedua momentum sudut putar (rotasi) dan sudut orbital (OAM). Jika Anda membayangkan sistem Bumi-Matahari, momentum Bumi berputar pada porosnya (menghasilkan siklus siang-malam), dan momentum orbital adalah bumi berputar mengelilingi matahari (memproduksi musim). Dalam komunikasi nirkabel standar - radio, TV, WiFi - kita hanya memodulasi momentum sudut putar gelombang. Selama bertahun-tahun, Thide telah berteori bahwa momentum sudut orbital juga dapat ditambahkan ke sinyal nirkabel, secara efektif menciptakan sinyal spiral yang terlihat seperti pasta fusilli, atau, dalam kata-kata Thide, sebuah "pusaran radio."

Sekarang, dalam percobaan di Venesia, Thide dan rekan-rekan Italianya telah mentransmisikan dua sinyal pada saat yang sama, pada frekuensi yang sama, sejauh jarak 442 meter (1450ft). Digambarkan di sebelah kanan adalah antena yang digunakan tim. Tidak, mata Anda tidak menipu Anda: Untuk membuat pusaran radio ini, yang harus Anda lakukan adalah membuat potongan pada sebuah reflektor parabola standar dan memutarnya sedikit. Jika Anda membayangkan memillin penutup botol dari sinyal radio yang terus dikirimkan dari tepi luar antena, Itulah yang sedang terjadi secara efektif. Pada sisi penerima, ada dua antena TV "normal" (Yagi-Uda) dipisahkan oleh sudut yang sama seperti memecah pemancar. Antena ini "mendekode" pusaran, dan voila: Dua sinyal radio ditransmisikan melalui frekuensi yang sama.

Sulit untuk dilukiskan ke dalam kata-kata betapa signifikannya penemuan Thide tersebut. Jika pusaran  tersebut bisa mempertahankan aspek lain dari komunikasi nirkabel, seperti multiplexing, maka dalam jangka pendek kita bisa melihat spektrum nirkabel yang dapat membawa data sebanyak 10 atau 20 kali. Dalam jangka panjang, sebanding  dengan pemahaman kita tentang momentum sudut orbital yang tumbuh, spektrum nirkabel yang kita miliki secara efektif bisa tak terbatas. Sejujurnya, ini adalah seperti  putaran besar untuk komunikasi nirkabel bahwa dampak sepenuhnya belum diketahui.

Dengan jaringan radio dan TV, dan sekarang jaringan selular, spektrum nirkabel adalah salah satu sumber daya manusia yang paling berharga. Hal ini karena gelombang udara begitu sempit bahwa perusahaan-perusahaan seperti Verizon atau Vodafone membayar miliaran dolar untuk hanya beberapa megahertz. Jika penemuan Thide itu telah matang untuk dikeluarkan, tidak hanya akan spektrum  nirkabel berkurang besar nilainya, tapi kesulitan dan perselisihan seputar perusahaan LightSquared (kasus penggunaan spektrum nirkabel di Amerika Serikat), roaming internasional, peluncuran LTE, nirkabel white space (frekuensi TV analog lama), dan TV digital akan selesai secara mudah.



sumber

Range Networks Luncurkan Perangkat OpenBTS Komersial

Written By Unknown on Sunday, 20 January 2013 | 15:17

Range Networks adalah perusahaan peralatan selular yang didirikan oleh tim pencipta proyek OpenBTS. Range Networks berniat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang mendukung penuh perusahaan-perusahan telekomunikasi yang membawa layanan selular untuk digunakan oleh sekitar 2,5 miliar   calon pelanggan seluler di dunia.

Miliaran orang di seluruh India, Afrika dan wilayah lain di dunia tidak memiliki akses ke layanan selular. Industri-industri seperti pertambangan, maritim, dan perminyakan menderita karena infrastruktur komunikasi yang tidak memadai. Pemerintah dan aparat penegak hukum membutuhkan solusi komunikasi yang mudah untuk dibangun dan biaya yang efisien. Solusi jaringan tradisional saat ini tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar ini karena harganya yang mahal, rakus daya listrik, dan sulit untuk dibangun. Range Networks menawarkan sebuah solusi yang merubah model infrastruktur selular berdasarkan standar internet protokol dan perangkat lunak open source, dan juga memiliki potensi untuk mengubah industri multi-miliar dolar di depannya.

Selain memasok dan mendukung solusi selular komersial berbasis OpenBTS, Range Networks juga merupakan tempat dari rilis OpenBTS versi publik (berlisensi di bawah AGPLv3), sebuah program alat yang hebat untuk kebutuhan penelitian dan pendidikan pada protokol 2G selular.

Kelebihan Teknologi
Produk yang dibuat Range Networks adalah generasi baru untuk perangkat provider seluler. Produk ini mampu memenuhi kebutuhan BTS seluler yang murah, instalasi yang mudah, layanan jaringan seluler GSM bagi  desa terpencil, penyebaran yang cepat dan bagi kebutuhan jaringan industri seperti di kapal laut, penyulingan minyak dan pertambangan.

Produk ini dapat untuk membangun jaringan baru atau bagian dari jaringan yang telah ada. Setiap produk Range Networks tersebut secara efektif bekerja hanya dalam sebuah kotak boks yang ringkas. Produk OpenBTS ini di buat agar bisa langsung tersambung ke jaringan VoIP. Singkatnya adalah Anda hanya butuh sebuah kotak boks berisi perangkat Range Networks dan sebuah akun VoIP untuk membuat panggilan kemana saja di seluruh dunia.

Dengan menggunakan OpenBTS, diklaim bahwa operator telekomunikasi dapat menyebar jaringan selular hanya 1/10 dari total  biaya sebuah jaringan seluler tradisional. Keuntungan dari teknologi tersebut yaitu:
  • Konsumsi daya yang rendah oleh karena menggunakan perangkat lunak pengendali radio; sebuah BTS hanya mengkonsumsi daya tidak lebih dari satu lampu bohlam (30-60W).
  • Menyederhanakan jaringan, mengganti hirarki seluler turunan SS7 konvensional dengan suatu jaringan homogen berbasis protokol internet seperti SIP dan HTTP/S.
Pendekatan Range Networks berjalan menuju intelejensia ke batas-batas jaringan, menggunakan antarmuka di udara dengan standar 2G atau 3G dan mengganti inti jaringan dengan router-router dan   pemancar yang berkomunikasi sesamanya sebagai satu kesatuan. Model pendekatan ini menghasilkan kompabilitas dengan pasar telepon genggam selular yang luas dengan menyederhanakan operasi-operasi jaringan, mendukung layanan kebutuhan kostumisasi, memperbaiki keandalan dan mengurangi biaya pelatihan.

Secara singkat poin-poin keuntungan teknologi OpenBTS komersial yang dibuat Range Networks sebagai berikut:

Model Produk
Sampai saat ini Range Networks mengeluarkan produk OpenBTS dalam sebuah kotak boks ringkas dengan tiga jenis:

1. Development Kit

Range Networks Development Kit diperuntukkan bagi tujuan pendidikan dan pengembangan. Produk ini dibuat untuk memudahkan percobaan dengan OpenBTS atau mensimulasikan jaringan selular 2G skala kecil. Model ini bisa menjadikan telepon genggam GSM Anda tersambung langsung ke jaringan VoIP. Anda dapat membangun percobaan jaringan dan memulai panggilan telepon kurang dari satu jam.

Development Kit ini menggunakan perangkat lunak OpenBTS versi publik, dengan disertakan kode sumber (source code) berlisensi AGPLv3. Telepon genggam akan muncul sebagai klien SIP di jaringan VOIP. Development Kit dibuat untuk kegunaan laboratorium. Besar fisiknya tidak melebihi netbook, dan juga dapat mudah di tempatkan di mana saja.

Produk Range Networks Development Kit ini dihargai $4.995,00 atau sekitar hampir 50 juta rupiah.

2. 5150 Series
Produk 5150 Series ini dibuat untuk kebutuhan penyebaran komersial mulai dari industri maritim, pertambangan hingga kawasan pariwisata di pulau-pulau terjauh, juga untuk simulasi laboratorium jaringan 2.5G.

Produk 5150 Series hadir dalam empat konfigurasi daya pancar untuk memenuhi kebutuhan yang luas, yaitu: 100mW (profesional labs), 1W (GSM hotspot), 10W dan 50W (layanan publik atau privat dengan jangkauan jauh). Model seri ini bisa berfungsi sebagai jaringan tunggal atau bagian dari suatu multi jaringan. Model ini bisa diatur untuk sanggup melayani 7-35 panggilan simultan (bersama) dengan jangkauan jarak hingga 35 km.

Produk 5150 Series menjalankan perangkat lunak OpenBTS versi komersial (C2.8). Jika dibandingkan dengan OpenBTS versi publik AGPLv3, versi komersial menawarkan fasilitas keamanan, kestabilan yang ditingkatkan, dan fitur-fitur fungsi tambahan yang telah diujicobakan untuk memenuhi standar spesifikasi GSM.

3. Snap Network
Model Snap Network memiliki fitur-fitur BTS mini siap-pakai dengan sebuah tiang monopole yang mudah diinstalasi dan mampu menyebarkan jaringan selular secara cepat di kondisi geografis yang sulit dicapai dan untuk skenario tanggap darurat. Anda dapat membuat jaringan dan mulai melakukan panggilan dalam waktu kurang dari satu jam melalui jaringan IP backhaul manapun, termasuk WiFi, BGAN atau VSAT.

Menggunakan daya listrik rendah dan fisik yang ringan, stasiun OpenBTS ini sangat portabel yang mana mudah dibawa-bawa hingga ke puncak bukit di mana Anda berada.

Paket Snap Network termasuk di dalamnya sebuah tiang monopole kecil yang kokoh, power supply, antena pemancar, dan kabel koaksial. Perangkat BTS lainnya berada di tempat aman dalam boks tahan cuaca.

Untuk mengetahui harga dua model terakhir diatas Anda mesti menghubungi langsung pihak Range Networks.

sumber

mFi, Perangkat Pintar Berbasis IP Untuk Otomatisasi Sistem

Written By Unknown on Friday, 9 November 2012 | 15:59

Ubiquiti Networks, sebuah perusahaan pembuat peralatan jaringan wireless dari wilayah Amerika Utara meluncurkan produk baru yang diberi kode nama "mFi". mFi bertemakan "Machine to Machine Communications Reinvented" atau bisa diterjemahkan sebagai komunikasi antar mesin yang terbaharui,  artinya dengan sistem mFi komunikasi mesin-mesin yang membentuk suatu otomatisasi sistem secara tradisional (mekanik-elektronik) kini telah berinovasi dengan menggabungkan sistem digital berbasis internet protokol atau jaringan internet ke dalamnya.


Dengan menggunakan basis internet protokol dalam perangkat mFi ini ada beberapa fitur yang merupakan kelebihan atau kemudahan menurut perusahaan pembuat perangkat pintar mFi ini, yaitu:

Instalasi Plug and Play
Menggunakan kabel ethernet standar untuk menyambung mesin-mesin atau sensor-sensor. Menggunakan Wi-Fi untuk menyambung titik-titik mFi secara mulus ke dalam jaringan IP pengguna. Dengan skalabilitas perangkat yang tak terbatas.

Fungsi dan Kemampuan Tangguh
Menciptakan sebuah hubungan yang tangguh diantara peralatan sensor, mesin, kendali listrik. Secara  instan mampu membuat analisa yang kuat, bahkan untuk laporan dan membuat penjadwalan sistem.

Teknologi Cloud dan  Dukungan Mobile
Mengakses jaringan mFi yang banyak dari lokasi mana saja secara remote menggunakan sebuah web browser. Perangkat-perangkat baru secara instan dapat dikenali dan diatur dalam sistem cloud.

Pengalaman Pengguna Tingkat Lanjut 
Dari pendeteksian otomatis dari mesin-mesin hingga intuisi dan penciptaan perintah-perintah yang tangguh, perangkat lunak mFi controller mengubah sebuah jaringan mesin menjadi sebuah model simfoni yang terotomatisasi.

Produk Perangkat Keras

mPort™
Ada dua produk mPort yang tersedia untuk menyambung perangkat-perangkat ke jaringan mFi. Produk mPort model pertama ini memiliki dua slot konektor mFi RJ45 dan sebuah blok terminal konektor. Model kedua, mPort Serial tersedia fitur konektor RS232/422/485 untuk penyambungan serial lewat serial port DB9 standar atau sebuah blok terminal konektor. Kedua model mPort tersebut telah memiliki WiFi built-in dan ethernet untuk menyambung ke jaringan IP.

mSensor™
Produk Ubiquiti menawarkan sensor-sensor yang bervariasi jenisnya untuk disambungkan dengan produk mPort dan jaringan mFi. Sensor-sensor ini disambung ke mPort menggunakan kabel standar RJ45, kecuali untuk jenis sensor mFi-DS, yang disambung menggunakan blok terminal konektor.
• mFi-MSW – Sensor Gerakan Versi Dinding
• mFi-MSC – Sensor Gerakan Versi Langit-langit
• mFi-THS – Sensor Temperatur
• mFi-CS – Sensor Arus Listrik
• mFi-DS – Sensor Pintu

mPower™
Ada tiga model mPower yang tersedia. Seluruh model tersebut saling independen, memiliki port listrik AC yang berfungsi saklar dan memonitor daya yang bekerja. mPower juga dibenamkan WiFi di dalamnya.
• mPower Mini – 1-Port keluaran listrik
• mPower – 3-Port keluaran listrik
• mPower Pro – 8-Port keluaran listrik

Perangkat Keras mFi
Perangkat Lunak mFi Controller

Perangkat lunak mFi controller dibuat untuk bekerja dengan produk Ubiquiti mFi itu sendiri dan juga perangkat lain pihak ketiga. Antarmuka perangkat lunak mFi ini dibangun berdasar perangkat lunak Ubiquiti yang telah lebih dulu popular dan mudah digunakan yaitu antarmuka perangkat lunak UniFi™. Perangkat lunak mFi controller ini mengijinkan Anda untuk mengatur perangkat mPort, mPower, mSensor, dan perangkat lain buatan pihak ketiga selain Ubiquiti Networks melalui web browser.

Fitur-fitur


Pendeteksi Otomatis Mesin
Perangkat lunak mFi controller akan mendeteksi otomatis dan mengatur perangkat-perangkat mFi dan menyambungkan mesin-mesin ke dalam jaringan.

Analisa Tingkat Lanjut Yang Tangguh
Penggambaran dengan grafik yang ditentukan pandangan pengguna menghadirkan sebuah analisa yang dalam dari situasi di jaringan mesin.


Kejadian dan Peringatan
Pengguna menentukan sebuah rekaman kejadian dan peringatan untuk memberi umpan balik (feedback) kepada aktivitas jaringan mesin.

Kemampuan Remote Control
Kendali secara remote sumber listrik dan fungsionalitas yang ada di jaringan mesin.


Dukungan Remote Terminal
Jendela perintah terminal mendukung skalabilitas jaringan mesin yang tak terbatas melalui sebuah antarmuka.


Pembuatan Aturan Tingkat Lanjut
Ciptakan hubungan yang tangguh dan otomatisasi di dalam jaringan Anda dengan kebebasan yang lengkap. 

Harga model-model perangkat mFi relatif murah berkisar di bawah $100, namun sepertinya belum masuk ke pasar Indonesia karena kehadiran produk mFi baru ada di pertengahan tahun 2012 ini. Dengan munculnya perangkat pintar berbasis IP, Anda bisa membangun sebuah sistem "Rumah Cerdas" atau untuk kebutuhan otomatisasi di kantor.

Untuk melihat gambaran singkat bagaimana sistem mFi ini bekerja bisa melihat video advertorial dari Ubiquiti Networks beserta video demo singkat aplikasi mFi di kantor seperti berikut di bawah.



Demo mFi untuk penggunaan di kantor.



sumber

WiGig, Evolusi Teknologi WiFi Berkecepatan Multi-Gigabit

Written By Unknown on Sunday, 28 October 2012 | 08:18

Ketersediaan dan penggunaan konten multimedia digital yang luas beredar saat ini menciptakan suatu kondisi kebutuhan untuk konektifitas nirkabel (wireless) yang lebih cepat dimana standar teknologi komersial yang telah ada saat ini belum mampu mendukungnya. Keadaan ini memaksa untuk munculnya permintaan untuk sebuah standar teknologi baru yang dapat mendukung aplikasi-aplikasi teknologi terbaru seperti layar (TV/Desktop) nirkabel dan perangkat docking (seperti USB docking), sebaik, bahkan lebih baik sebagaimana penggunaan yang telah ada sekarang seperti untuk akses jaringan.

Untuk memenuhi permintaan dari kebutuhan di atas maka dibentuklah The Wireless Gigabit (WiGig) Alliance, sebuah organisasi yang terdiri dari industri-industri teknologi terdepan di bidang CE, PC, semikonduktor dan perangkat genggam (seperti ponsel dan gadget). Organisasi ini yang akan meluncurkan standar spesifikasi teknologi komunikasi nirkabel yang padu berkecepatan multi-gigabit. Spesifikasi ini untuk membentuk sebuah ekosistem global dengan produk-produk yang mampu berkomunikasi satu sama lain.

Spesifikasi WiGig adalah berbasis dari standar IEEE 802.11, yang merupakan standar dari ratusan juta perangkat WiFi yang telah diproduksi dan tersebar di seluruh dunia. Spesifikasi WiGig juga mendukung perangkat WiFi yang berjalan di frekuensi 60 Ghz, perangkat-perangkat terbaru dengan radio frekuensi tri-band akan mampu tersambung mulus kepada jaringan WiFi 2.4 Ghz dan 5 Ghz yang  telah ada.

Spesifikasi MAC dan PHY layer dari WiGig mampu mengalirkan transfer data hingga 7 Gbps (gigabit perdetik), lebih besar 10x dari kecepatan jaringan WiFi tercepat berbasis IEEE 802.11n. WiGig akan berjalan di frekuensi bebas lisensi 60 Ghz yang dimana akan tersedia spektrum yang lebih besar daripada di frekuensi 2.4 Ghz dan 5 Ghz yang dipakai perangkat WiFi saat ini.  Hal ini mengijinkan kanal frekuensi yang lebih lebar yang mendukung kecepatan transmisi yang lebih cepat.

Spesifikasi WiGig di atas akan mampu mendukung penggunaan aplikasi-aplikasi maju yang sangat luas, termasuk docking dan layar (display) nirkabel, juga backup nirkabel secara virtual dan cepat, sinkronisasi dan transfer data antara komputer dan perangkat genggam. Untuk kali pertama para pengguna akan bisa menciptakan pengalaman penggunaan komputasi dan perangkat elektronik yang lengkap tanpa kabel.

WiGig dan IEEE 802.11ad
IEEE 802.11ad adalah sebuah perubahan atau evolusi dari standar 802.11 yang mampu berkomunikasi nirkabel dengan kecepatan multi-gigabit di frekuensi 60 Ghz. Spesifikasi WiGig ini telah berkontribusi untuk proses standarisasi 802.11ad, dan telah ditetapkan pada bulan Mei 2010 sebagai basis untuk draf standar 802.11ad.

Pancaran Gelombang WiGig
Penggunaan Frekuensi 60 Ghz menghasilkan komunikasi yang sangat cepat, tapi saat ini juga menghasilkan tantangan yaitu bahwa kehilangan propagasi(gelombang)-nya lebih besar daripada di frekuensi 2.4 Ghz dan 5 Ghz.

Teknologi WiGig tersebut mampu menghadapi tantangan ini dengan menggunakan pancaran gelombang adaptif, sebuah teknik yang sanggup mewujudkan komunikasi multi-gigabit yang kuat pada jangkauan yang lebih jauh dari 10 meter.

Pancaran gelombang WiGig menggunakan antena-antena direksional (terarah) untuk mengurangi gangguan interferensi gelombang radio dan memfokuskan sinyal antara dua perangkat ke dalam suatu "sorotan gelombang" yang terkonsentrasi. Hal ini mampu mengalirkan transmisi data yang lebih cepat melampaui jarak yang lebih jauh.

Dukungan untuk pancaran gelombang pada WiGig diatur dalam spesifikasi PHY dan MAC layernya. Selama pancaran gelombang berlangsung, dua perangkat menghasilkan komunikasi dan kemudian saling mengatur setup antena masing-masing untuk memperbaiki kwalitas arah pancaran.

Kunci keuntungan lain di WiGig adalah jika sebuah penghalang menghadang jalur pancaran gelombang (LOS-line of sight) antara dua perangkat-misal seorang berjalan diantara kedua perangkat tersebut- kedua perangkat mampu dengan cepat menciptakan jalur komunikasi baru yang digunakan, sebagai contoh, pancaran gelombang yang dipantulkan dari dinding, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

WiGig Beamforming

Model-model Aplikasi Penerapan WiGig
Spesifikasi dan PAL layer pada WiGig sanggup menerapkan aplikasi nirkabel berkecepatan multi-gigabit dengan model-model yang luas dan baru dari model yang telah ada sekarang, seperti yang diperlihatkan pada gambar di bawah ini.


WiGig Usage Models

Untuk mendapatkan informasi yang lebih detail seputar WiGig bisa melihat dari sumber di bawah.

sumber


LiFi, Standar Teknologi Nirkabel Terbaru Dengan Cahaya

Written By Unknown on Thursday, 18 October 2012 | 06:31

Teknologi Light Fidelity atau Li-Fi merupakan sebuah paradigma baru untuk teknologi nirkabel dengan  cahaya (wireless optic) untuk menyediakan konektivitas yang belum ada sebelumnya dalam lingkungan data-sentris terlokalisasi. Meningkatnya permintaan untuk bandwidth yang lebih tinggi, lebih cepat dan transmisi data yang lebih aman sebaik lingkungan dan tidak diragukan lagi teknologi yang ramah bagi manusia mengabarkan sebuah awal dari perubahan besar dalam teknologi nirkabel, pergeseran dari RF (gelombang radio) ke teknologi optik (cahaya).

Konsorsium Li-Fi
Teknologi Li-Fi saat ini dikembangkan oleh sebuah kelompok konsorsium yang baru terbentuk pada tahun 2011. Konsorsium Li-Fi adalah sebuah organisasi non-profit, yang ditujukan untuk memperkenalkan teknologi nirkabel optik. Anggota konsorsium Li-Fi adalah kelompok perusahaan teknologi internasional terkemuka dan lembaga penelitian di bidang teknologi komunikasi optik. Konsorsium ini didasarkan pada konsep yang dikembangkan secara kolektif dan menulis roadmap untuk membangun teknologi nirkabel baru di pasar, yang melebihi kemampuan dan kualitas teknologi radio nirkabel.

Roadmap Li-Fi
Dalam lingkup lokal Li-Fi beberapa layanan berbasis data yang didukung melalui sistem komunikasi yang heterogen. Dalam pendekatan awal, Konsorsium Li-Fi mendefinisikan berbagai jenis teknologi untuk memberikan aman, handal dan kecepatan ultra-tinggi antarmuka komunikasi nirkabel. Mereka adalah:

- Teknologi Gigaspeed (kecepatan gigabits)
- Teknologi Mobilitas Optik
- Fitur-fitur di lingkungan Li-Fi

Teknologi Kecepatan Gigabits
Li-Fi menawarkan teknologi data transfer nirkabel tercepat dari yang ada. Solusi saat ini meliputi tingkat transmisi efektif hingga 10 Gb/s, memungkinkan sebuah film HDTV berdurasi 2 jam yang akan ditransfer dalam waktu kurang dari 30 detik. Berkas (file) yang lebih kecil mampu ditransfer instan.


Teknologi kecepatan tinggi ini dapat diperpanjang hingga 100 Gbit /s dalam versi mendatang.





Teknologi Mobilitas Optik
Konsep mobilitas LiFi didasarkan pada keadaan dari seni teknologi chip optik penerima. Perangkat mobile tidak tergantung pada sebuah koneksi LOS (line of sight atau tanpa terhalang) antara perangkat mobile dan router optik. Chip penerima optik baru akan mampu untuk membaca sinyal pantulan, juga sinyal yang sangat lemah. Adalah jangkauan dinamis yang besar sebagai dasar dari teknologi mobilitas ini.

Oleh karena itu, sebuah ruangan hanya membutuhkan satu atau beberapa titik komunikasi untuk menghubungkan perangkat mobile ke jaringan optik. Ini membuka untuk pendekatan yang sama sekali baru dalam komunikasi mobile optik, memungkinkan pelaksanaan fitur tambahan ke jaringan lokal optik.

Beberapa aplikasi yang bisa diterapkan untuk teknologi mobilitas optik adalah mobile gadget optik, usb storage optik, router optik berkecepatan gigabits, konektor transfer data antar ruangan, dan LiFi cloud (teknologi awan).

Fitur penuh LiFi cloud lokal
LiFi Untuk Lingkungan
Ada beberapa konsep teknologi LiFi yang bersahabat untuk lingkungan di sekitar kita yang ditawarkan, yaitu untuk aplikasi radiasi RF yang aman bagi mobile gadget, sinergi multi kanal teknologi radio dan optik (fitur seamless), fitur untuk sensor keamanan, pengendali lampu ruangan, dan fitur rumah pintar (pengendali otomatis peralatan di rumah).

rumah pintar lifi
Smart Home Features
Sebuah video demo sederhana aplikasi teknologi LiFi bisa dilihat di sini:


sumber

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HotSpot Murah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger