PROMO
Latest Post
15:12
Login Hotspot Dengan Media Sosial Berbasis Unifi Access Point
Written By Unknown on Thursday, 1 September 2016 | 15:12
Anda sudah pernah atau bahkan sering mengakses internet via hotspot wifi? Jika sudah, biasanya portal hotspot akan meminta Anda memasukkan nama user, sandi atau kode voucher prabayar untuk bisa mengakses internet. Untuk Free wifi umumnya juga anda hanya diminta memasukkan sandi sederhana atau hanya mengklik ikon login saja. Sekarang ini dengan berkembangnya situs media sosial seperti facebook, twitter, dan lain-lain, maka kita lihat mulai bermunculan portal hotspot khususnya untuk akses internet wifi gratis di ruang publik dengan cara login via akun media sosial yang pelanggan miliki.
Maka kali ini kami akan membahas tutorial secara singkat bagaimana Anda bisa membangun sendiri portal hotspot wifi dengan menggunakan perangkat Unifi Access Point (AP). Perlu diketahui sebenarnya ada beberapa cara untuk bisa membuat portal hotspot dengan login media sosial. Paling tidak ada tiga cara untuk membangunnya; pertama yang paling mudah adalah membeli perangkat router wireless atau access point yang firmwarenya sudah terintegrasi portal hotspot dengan media sosial. Biasanya perangkat router model terbaru dengan harga yang relatif lebih mahal dari router wireless biasa. Kedua menggunakan cloud server portal hotspot yang disediakan pihak ke tiga, bisa gratis atau berbayar, umumnya juga perangkat-perangkat wireless tertentu yang didukung. Yang ketiga adalah menggunakan firmware atau perangkat lunak gratis atau berbayar pihak ketiga yang mendukung portal hotspot dengan login media sosial, menggunakan perangkat router atau AP yang sudah mendukung portal hotspot. Yang ke empat, Anda membuat portal hotspot dengan kostumisasi sendiri yang mendukung login media sosial, tentu dengan dasar bahasa pemrograman berbasis web yang Anda ketahui.
Yang akan kami tulis di sini adalah cara ketiga dengan menggunakan AP Unifi yang memang sudah mendukung portal hotspot, dengan tambahan perangkat lunak manajemen unifispot (poppet) yang sudah disediakan unifispot.com bersifat open source sehingga dapat diunduh, digunakan, dimodifikasi secara bebas. Perangkat lunak manajemen hotspot poppet ini untuk mengintegrasikannya dengan Unifi AP, tapi menurut pengembang unifispot, ke depan nanti juga akan juga mendukung perangkat router mikrotik.
Unifispot atau disebut poppet perlu diinstalasi terlebih dahulu di pc atau server berbasis os linux seperti os debian atau ubuntu sebagai server portal hotspot, karena sementara belum mendukung os lain. Perlu diperhatikan pula instalasi poppet ini juga disarankan harus dalam satu pc/ server yang sama dengan instalasi perangkat lunak Unifi Controller untuk bisa terintegrasi dengan baik. Pastikan pc atau server Anda sudah terinstal Unifi Controller dan sudah mengkonfigurasi AP Unifi yang dipakai, Anda bisa melihat di artikel "Mudah Membuat Voucher Prabayar Hotspot Dengan Unifi" untuk membuat portal hotspot di Unifi Controller.
Jika sudah masuk ke server linux, Anda tinggal ketik perintah untuk mngunduh dan menginstalasi poppet dari unifispot.com dengan cara:
Untuk OS 64 bit
1. Login via browser ke alamat ip/ url server poppet Anda, username awal admin@admin.com dan passwordnya adalah password. Kemudian pilih tab menu "settings" untuk memasukkan alamat, port username dan password unifi controller yang akan diintegrasikan.
2. Masuk ke menu tab "Clients" dan tambah nama klien baru, seperti gambar di bawah
3. Setelah menambah klien lalu buat site baru anda tampilan layar dekat pojok kanan atas "add new site" untuk memulai konfigurasi awal site baru, untuk klien yang baru dibuat.
4. Setelah itu muncul tampilan konfigurasi dalam beberapa langkah. Pilih nama klien, pilih nama site sesuai nama site yang ada di Unifi Controller Anda. Dan pastikan zona waktu Anda tepat.
5. Ikuti langkah isian berikutnya, semuanya ada 8 langkah konfigurasi. Untuk langkah berikutnya silakan simak gambar di bawah ini. Untuk catatan pada langkah isian kedua dan langkah ketiga untuk login dengan facebook sementara tidak dicentang atau dikosongkan dahulu, karena Anda harus membuat aplikasi login facbook di halaman developer facebook.
6. Setelah 8 langkah selesai kini Anda tinggal masuk ke Unifi Controller untuk mengkonfigurasi Guest Portal di tab menu "setting->guest control" di nama site yang sudah diset sama dengan yang ada di poppet unifispot.
Terakhir jika Anda ingin mengganti tampilan template portal hotspot yang disediakan oleh unifispot Anda tinggal ke menu tab "landing page". Di sana Anda bisa mengganti tampilan logo, latar belakang dan warna teks, memang cukup sederhana. Jika Anda ingin merubah tampilan toal maka Anda bisa mengedit file original yang bisa anda tanyakan di komunitas unifispot discuss.unifispot.com.

Jika tidak ada kendala, coba smartphone atau laptop wifi Anda sambungkan ke ssid Unifi AP yang sudah diset portal hotspotnya ke poppet unifispot. Jika berhasil akan muncul login hotspot via email, nomor telpon dan voucher atau seperti yang sudah Anda pilih metode login sebelumnya di poppet.
Yang akan kami tulis di sini adalah cara ketiga dengan menggunakan AP Unifi yang memang sudah mendukung portal hotspot, dengan tambahan perangkat lunak manajemen unifispot (poppet) yang sudah disediakan unifispot.com bersifat open source sehingga dapat diunduh, digunakan, dimodifikasi secara bebas. Perangkat lunak manajemen hotspot poppet ini untuk mengintegrasikannya dengan Unifi AP, tapi menurut pengembang unifispot, ke depan nanti juga akan juga mendukung perangkat router mikrotik.
Unifispot atau disebut poppet perlu diinstalasi terlebih dahulu di pc atau server berbasis os linux seperti os debian atau ubuntu sebagai server portal hotspot, karena sementara belum mendukung os lain. Perlu diperhatikan pula instalasi poppet ini juga disarankan harus dalam satu pc/ server yang sama dengan instalasi perangkat lunak Unifi Controller untuk bisa terintegrasi dengan baik. Pastikan pc atau server Anda sudah terinstal Unifi Controller dan sudah mengkonfigurasi AP Unifi yang dipakai, Anda bisa melihat di artikel "Mudah Membuat Voucher Prabayar Hotspot Dengan Unifi" untuk membuat portal hotspot di Unifi Controller.
Jika sudah masuk ke server linux, Anda tinggal ketik perintah untuk mngunduh dan menginstalasi poppet dari unifispot.com dengan cara:
Untuk OS 64 bit
Untuk OS 32 bitwget http://download.unifispot.com/latest_amd64.deb sudo dpkg -i latest_amd64.deb sudo apt-get update sudo apt-get install -f
Perintah di atas adalah untuk mengunduh file poppet, mengupdate paket serta paket dependency-nya kemudian terakhir menginstalnya ke pc/ server. kemudian setting ip address server Anda, jika sudah saatnya Anda masuk ke aplikasi poppet lewat pc operator via browser seperti mengkonfigurasi Unifi Controller. Berikut langkah-langkahnya:wget http://download.unifispot.com/latest_i386.deb sudo dpkg -i latest_i386.deb sudo apt-get update sudo apt-get install -f
1. Login via browser ke alamat ip/ url server poppet Anda, username awal admin@admin.com dan passwordnya adalah password. Kemudian pilih tab menu "settings" untuk memasukkan alamat, port username dan password unifi controller yang akan diintegrasikan.
![]() |
| klik untuk perbesar |
![]() |
| klik untuk perbesar (unifispot.com) |
![]() |
| klik untuk perbesar (unifispot.com) |
![]() |
| klik untuk perbesar (unifispot.com) |
![]() |
| klik untuk perbesar (unifispot.com) |
![]() | |
| klik untuk perbesar (unifispot.com) |

Jika tidak ada kendala, coba smartphone atau laptop wifi Anda sambungkan ke ssid Unifi AP yang sudah diset portal hotspotnya ke poppet unifispot. Jika berhasil akan muncul login hotspot via email, nomor telpon dan voucher atau seperti yang sudah Anda pilih metode login sebelumnya di poppet.
Labels:
panduan
06:55
Ya, aplikasi mobile gadget dari mikrotik ini bernama Tik-App. Aplikasi Tik-App memudahkan Anda untuk mengkonfigurasi router Mikrotik via mobile gadget seperti ponsel smartphone dan pc tablet. Tentu di era mobile sekarang ini aplikasi berbasis mobile OS terkenal seperti Android, IOS banyak diminati. Namun ada sedikit catatan penting bahwa, walau awal pengembangan aplikasi Tik-App sudah dimulai sejak tahun 2015 lalu, namun sampai sekarang ternyata aplikasi mobile tersebut masih belum dirilis secara resmi oleh pengembang Mikrotik.
Tik-App Aplikasi Mobile Untuk Router OS dari Mikrotik
Written By Unknown on Thursday, 11 August 2016 | 06:55
![]() |
| Tik-App |
Jika anda sudah familiar dengan router buatan Mikrotik, tentu sudah tidak asing dengan aplikasi Winbox dari Mikrotik. Jika Winbox adalah aplikasi yang berjalan untuk desktop pc untuk mengkonfigurasi router mikrotik dengan cara meremote dari desktop Anda, kini Mikrotik sudah juga membangun aplikasi untuk mobile gadget.
Ya, aplikasi mobile gadget dari mikrotik ini bernama Tik-App. Aplikasi Tik-App memudahkan Anda untuk mengkonfigurasi router Mikrotik via mobile gadget seperti ponsel smartphone dan pc tablet. Tentu di era mobile sekarang ini aplikasi berbasis mobile OS terkenal seperti Android, IOS banyak diminati. Namun ada sedikit catatan penting bahwa, walau awal pengembangan aplikasi Tik-App sudah dimulai sejak tahun 2015 lalu, namun sampai sekarang ternyata aplikasi mobile tersebut masih belum dirilis secara resmi oleh pengembang Mikrotik.
Jadi untuk saat ini aplikasi Tik-App ini masih dalam tahap penyempurnaan hingga pada waktunya dirilis secara resmi oleh pengembang. Kabar baiknya aplikasi ini sudah tersedia di market seperti Play Store untuk Android. Pengalaman penulis selama menggunakan aplikasi mobile Tik-App ini masih lancar-lancar saja, belum mengalami bugs atau kesulitan yang berarti. Menggunakan aplikasi Tik-App semudah menggunakan Webfig atau Winbox walau tentu ada beda "rasa" tentu sangat wajar. Namun bagaimanapun juga aplikasi ini cukup membantu untuk memudahkan Anda meremote atau mengkonfigurasi router Mikrotik darimana saja dengan modal smartphone yang ringkas plus akses internet. Selamat mencoba!
![]() |
| Tik-App di Play Store |
Labels:
gadget
09:06
Belakangan ramai dibicarakan di media-media khususnya lokal, bahwa proyek Balon Google atau dikenal dengan "Project Loon" akan segera melakukan ujicoba di tanah air mulai tahun 2016. Hal ini setelah terjadi kesepakatan bersama di mana beberapa perwakilan dari perusahaan operator di Indonesia seperti Telkomsel, Indosat dan XL Axiata didampingi pula oleh Menkominfo Rudiantara menyambangi kantor Google di Silicon Valley, Amerika Serikat pada tanggal 29 Oktober 2015, dengan tujuan untuk membantu realisasi penyebaran komunikasi dan internet ke seluruh pelosok tanah air, khusus di wilayah yang sulit terjangkau oleh jaringan infrastruktur operator seluler maupun penyedia jasa internet lainnya.
Respon di tanah air cukup beragam, pada umumnya menyambut positif, namun sebagian lagi dengan tambahan catatan -terutama beberapa aktivis IT- Seperti Onno Purbo yang mengeluarkan unek-uneknya mengenai sikap pemerintah terhadap proyek Balon Google yang dianggap lebih mendukungnya dibanding dengan teknologi OpenBTS yang beberapa tahun sebelumnya digembor-gemborkan menjadi salah satu solusi untuk penyebaran infrastruktur komunikasi dan data internet hingga ke seluruh pelosok Indonesia dengan biaya yang relatif lebih murah dibanding BTS operator konvensional.
Selain itu Asosiasi Penyelenggara Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) pun ikut bersuara bahwa mereka dapat mendukung penuh proyek balon Google dengan syarat bahwa anggota APJII dapat ikut serta dalam penyelenggaran balon ini tidak khusus hanya bagi segelintir operator besar saja, untuk memenuhi syarat teknologi netral.[1]
Cara Kerja Balon Google
Terlepas suara-suara di atas mari bersama kita lihat sebenarnya bagaimana Balon Google ini bekerja. Secara sederhana Balon Google ini bisa dibilang bekerja mirip satelit buatan yang berfungsi menyebar sinyal seperti stasiun televisi maupun data internet. Balon ini bekerja di stratosfer dengan ketinggian sekitar 20 km dari tanah. Teknologi Satelit atau Balon Google pada prinsipnya adalah seperangkat repeater yang berfungsi melanjutkan sinyal yang ditembak dari titik pemancar di Bumi, biasanya di titik pusat maupun titik cabang terakhir yang dimiliki perusahaan operator/stasiun televisi untuk menyebarkan ke pelanggan mereka hingga ke wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel maupun BTS (Base Tranceiver Station) repeater konvensional. Sedangkan frekuensi yang dipancarkan balon Google bisa diatur untuk memancarkan teknologi radio 3G/4G di frekuensi 900 Mhz atau bisa frekuensi seperti 2.4 Ghz WiFi, 700 Mhz super WiFi, maupun frekuensi lainnya. Hal tersebut tergantung dari perangkat yang berfungsi sebagai repeater di balon Google tersebut.
Bagian utama balon Google tentu saja mesti ada sumber listrik, berupa baterai penyimpan yang mendapat daya dari panel surya untuk menyalakan perangkat elektronik lainnya. Bagian kedua adalah sistem pengendali otomatis balon untuk bisa bekerja dalam orbit atau titik yang ditentukan di mana balon ini bekerja dan juga sesuai jangka waktu yang ditentukan, juga untuk saling komunikasi dengan balon-balon yang lain seperti bekerja dalam mesh network. Dan bagian terakhir, tentu perangkat repeater untuk menerima dan menyebarkan kembali sinyal dari operator ke pelanggan berupa sinyal 3G/4G. Jadi secara sederhana satelit maupun balon Google ini berfungsi sebagai BTS repeater sebagaimana BTS konvensional yang digunakan operator seluler maupun Wireless ISP (Penyedia Jasa Internet) yang biasanya menggunakan teknologi WiFi nirkabel untuk menyebar koneksi internet ke pelanggan. Cara kerja sederhana ini bisa dilukiskan seperti gambar di bawah.
Alternatif Selain Loon Project
Dari penjelasan di atas bagaimana cara kerja balon Google ini, yang mana balon ini berfungsi layaknya BTS repeater yang melayang-layang di angkasa, tidak heran suara dari penggiat OpenBTS meminta perlakuan yang sama agar memudahkan penyelenggaraan OpenBTS secara luas di tanah air. Bagaimana OpenBTS bekerja? Secara prinsip dia bisa bekerja sebagimana BTS konvensional milik operator bekerja, namun lebih sederhana dirakit dan tentu relatif lebih murah. Bahkan perangkat OpenBTS sendiri bisa dipasang jika memang diinginkan dalam balon tersebut. Intinya balon Google hanya berfungsi sebagai tempat meletakkan perangkat BTS di udara, yang tentu jika di darat, BTS memerlukan tempat berupa tower yang tinggi untuk menyebarkan sinyal ke pelanggan. Selengkapnya Anda bisa baca di artikel "Membangun OpenBTS" dan "OpenBTS Komersial".
Nah dari beberapa penjelasan di atas, teknologi wireless (tanpa kabel/nirkabel) yang digunakan untuk menyebarkan akses internet dan komunikasi ke pelanggan pada hakekatnya hanya media yang membawa data untuk menggantikan media kabel tembaga maupun kabel optik (cahaya) ke pelanggan. Media nirkabel maupun kabel tentu memiliki kelebihan masing-masing, sehingga media nirkabel seperti teknologi VSAT, 3G/4G, WiFi itu berfungsi sebagai komplemen jaringan internet yang saling melengkapi. Ciri dasar fixed kabel seperti kabel optik atau tembaga memiliki kelebihan kapasitas bandwidth yang besar serta gangguan interferensi yang minim, namun sangat sulit untuk instalasi di medan yang berat seperti pegunungan, hutan, laut dan sebagainya. Sebaliknya teknologi radio nirkabel memiliki kelebihan kemampuan untuk nomad maupun mobile yang tinggi, namun memiliki kekurangan kapasitas bandwidth yang lebih rendah dan rawan gangguan interferensi frekuensi radio lainnya.
Pada akhirnya kita bisa melihat alternatif teknologi pelengkap balon Google bisa bervariatif, seperti OpenBTS dan tentu saja Rt/Rw.net yang telah lama menjamur di negeri ini. Open BTS dengan teknologi yang ringkas bisa dengan mudah diinstalasi dilapangan untuk fixed BTS maupun mobile BTS yang dapat digunakan seperti program MPLIK Kominfo, dengan bantuan kendaraan bermotor atau lainnya. Hal ini juga berlaku dengan teknologi WiFi yang sudah menjamur yang banyak digunakan di masyarakat entah lewat ISP maupun penggiat Rt/Rw.net yang telah sampai ke kampung-kampung di negeri ini, salah satunya seperti cerita internet hotspot di Desa Melung.[2]
Karena Teknologi WiFi pun juga bisa digunakan sebagai media untuk komunikasi dengan teknologi VoIP IPPBX yang telah banyak digunakan saat ini. Anda juga bisa membaca artikel "Membangan server VoIP" dan "VoIP Rt/Rw.net".
Hingga di sini, kita bisa mendapat gambaran, bahwa Loon Project atau Balon Google
bukan merupakan satu-satunya solusi teknologi yang mampu menyelesaikan
masalah untuk menghadirkan akses broadband ke seluruh pelosok tanah air. Masih ada beberapa solusi teknologi lainnya seperti yang telah ditulis paragraf di atas. Sekarang tinggal bagaimana para pemangku kepentingan (stakeholder) bekerjasama mewujudkan ini semua, adalah bergantung dari kemauan regulator dan juga pemain bisnis dan komunitas bisa bersinergi satu sama lain. Penulis yakin banyak komunitas kreatif di negeri ini yang siap menyambut jika pemerintah mengeluarkan peraturan untuk kemudahan menggelar OpenBTS dan WiFi Rt/Rw.net untuk mempercepat akses komunikasi broadband ke seluruh pelosok negeri.
note:
[1]www.indotelko.com
[2]news.viva.com
Balon Google, BTS Yang Melayang Di Angkasa Serta Alternatifnya
Written By Unknown on Sunday, 1 November 2015 | 09:06
![]() |
| Loon Project Google (cdn.ndtv.com) |
Respon di tanah air cukup beragam, pada umumnya menyambut positif, namun sebagian lagi dengan tambahan catatan -terutama beberapa aktivis IT- Seperti Onno Purbo yang mengeluarkan unek-uneknya mengenai sikap pemerintah terhadap proyek Balon Google yang dianggap lebih mendukungnya dibanding dengan teknologi OpenBTS yang beberapa tahun sebelumnya digembor-gemborkan menjadi salah satu solusi untuk penyebaran infrastruktur komunikasi dan data internet hingga ke seluruh pelosok Indonesia dengan biaya yang relatif lebih murah dibanding BTS operator konvensional.
Selain itu Asosiasi Penyelenggara Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) pun ikut bersuara bahwa mereka dapat mendukung penuh proyek balon Google dengan syarat bahwa anggota APJII dapat ikut serta dalam penyelenggaran balon ini tidak khusus hanya bagi segelintir operator besar saja, untuk memenuhi syarat teknologi netral.[1]
| cara kerja VSAT (vsat-systems.com) |
Terlepas suara-suara di atas mari bersama kita lihat sebenarnya bagaimana Balon Google ini bekerja. Secara sederhana Balon Google ini bisa dibilang bekerja mirip satelit buatan yang berfungsi menyebar sinyal seperti stasiun televisi maupun data internet. Balon ini bekerja di stratosfer dengan ketinggian sekitar 20 km dari tanah. Teknologi Satelit atau Balon Google pada prinsipnya adalah seperangkat repeater yang berfungsi melanjutkan sinyal yang ditembak dari titik pemancar di Bumi, biasanya di titik pusat maupun titik cabang terakhir yang dimiliki perusahaan operator/stasiun televisi untuk menyebarkan ke pelanggan mereka hingga ke wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel maupun BTS (Base Tranceiver Station) repeater konvensional. Sedangkan frekuensi yang dipancarkan balon Google bisa diatur untuk memancarkan teknologi radio 3G/4G di frekuensi 900 Mhz atau bisa frekuensi seperti 2.4 Ghz WiFi, 700 Mhz super WiFi, maupun frekuensi lainnya. Hal tersebut tergantung dari perangkat yang berfungsi sebagai repeater di balon Google tersebut.
Bagian utama balon Google tentu saja mesti ada sumber listrik, berupa baterai penyimpan yang mendapat daya dari panel surya untuk menyalakan perangkat elektronik lainnya. Bagian kedua adalah sistem pengendali otomatis balon untuk bisa bekerja dalam orbit atau titik yang ditentukan di mana balon ini bekerja dan juga sesuai jangka waktu yang ditentukan, juga untuk saling komunikasi dengan balon-balon yang lain seperti bekerja dalam mesh network. Dan bagian terakhir, tentu perangkat repeater untuk menerima dan menyebarkan kembali sinyal dari operator ke pelanggan berupa sinyal 3G/4G. Jadi secara sederhana satelit maupun balon Google ini berfungsi sebagai BTS repeater sebagaimana BTS konvensional yang digunakan operator seluler maupun Wireless ISP (Penyedia Jasa Internet) yang biasanya menggunakan teknologi WiFi nirkabel untuk menyebar koneksi internet ke pelanggan. Cara kerja sederhana ini bisa dilukiskan seperti gambar di bawah.
![]() |
| klik untuk memperbesar gambar (cnnindonesia.com) |
Alternatif Selain Loon Project
Dari penjelasan di atas bagaimana cara kerja balon Google ini, yang mana balon ini berfungsi layaknya BTS repeater yang melayang-layang di angkasa, tidak heran suara dari penggiat OpenBTS meminta perlakuan yang sama agar memudahkan penyelenggaraan OpenBTS secara luas di tanah air. Bagaimana OpenBTS bekerja? Secara prinsip dia bisa bekerja sebagimana BTS konvensional milik operator bekerja, namun lebih sederhana dirakit dan tentu relatif lebih murah. Bahkan perangkat OpenBTS sendiri bisa dipasang jika memang diinginkan dalam balon tersebut. Intinya balon Google hanya berfungsi sebagai tempat meletakkan perangkat BTS di udara, yang tentu jika di darat, BTS memerlukan tempat berupa tower yang tinggi untuk menyebarkan sinyal ke pelanggan. Selengkapnya Anda bisa baca di artikel "Membangun OpenBTS" dan "OpenBTS Komersial".
| Operator BTS Repeater |
| Wireless ISP Hotspot WiFi Repeater |
Nah dari beberapa penjelasan di atas, teknologi wireless (tanpa kabel/nirkabel) yang digunakan untuk menyebarkan akses internet dan komunikasi ke pelanggan pada hakekatnya hanya media yang membawa data untuk menggantikan media kabel tembaga maupun kabel optik (cahaya) ke pelanggan. Media nirkabel maupun kabel tentu memiliki kelebihan masing-masing, sehingga media nirkabel seperti teknologi VSAT, 3G/4G, WiFi itu berfungsi sebagai komplemen jaringan internet yang saling melengkapi. Ciri dasar fixed kabel seperti kabel optik atau tembaga memiliki kelebihan kapasitas bandwidth yang besar serta gangguan interferensi yang minim, namun sangat sulit untuk instalasi di medan yang berat seperti pegunungan, hutan, laut dan sebagainya. Sebaliknya teknologi radio nirkabel memiliki kelebihan kemampuan untuk nomad maupun mobile yang tinggi, namun memiliki kekurangan kapasitas bandwidth yang lebih rendah dan rawan gangguan interferensi frekuensi radio lainnya.
| BTS WiFi Tenaga Surya Dan Angin (hacknmod.com) |
Karena Teknologi WiFi pun juga bisa digunakan sebagai media untuk komunikasi dengan teknologi VoIP IPPBX yang telah banyak digunakan saat ini. Anda juga bisa membaca artikel "Membangan server VoIP" dan "VoIP Rt/Rw.net".
| Bagan untuk BTS WiFi Tenaga Angin dan Surya untuk data internet dan komunikasi VoIP IPBBX (hacknmod.com) |
note:
[1]www.indotelko.com
[2]news.viva.com
Labels:
teknologi
20:22
Seri Routerboard Mikrotik telah mengeluarkan produk teranyarnya di pasaran, yaitu RB941-2nD atau disebut Home Access Point lite (hAP lite). hAP Lite adalah sebuah perangkat router
wireless yang cocok bagi kebutuhan rumah dan kantor kecil atau biasa disebut SOHO (small office home office).
Perangkat router wireless ini tentu menggunakan firmware Mikrotik RouterOS dengan segala fiturnya seperti bandwidth shaping, firewall, user access control lainnya.
Mikrotik hAP Lite dilengkapi dengan 650MHz CPU, 32MB RAM, dual chain 2.4GHz onboard wireless, empat Fast Ethernet port dan RouterOS L4 license.
Router ini juga menggunakan standar power yang baru di varian ini yaitu MicroUSB 5v, hal ini memungkinkan sumber daya listrik untuk router ini menggunakan charger handphone/smartphone atau bahkan menggunakan powerbank yang banyak beredar di pasaran. Dengan input 5v ini maka router ekonomis ini bisa digunakan untuk "mobile" seperti di kendaraan maupun di ruangan terbuka, karena bisa menggunakan sumber listrik dari powerbank yang biasa digunakan gadget atau telepon genggam Anda.
Spesifikasi RB941-2nD (hAP Lite)
Hasil Tes Performa
Gambar di bawah ini adalah hasil tes performa router hAP Lite dari situs resmi routerboard mikrotik. Klik gambar tersebut untuk memperbesar.
Mikrotik hAP Lite, "Mobile" Router WiFi Ekonomis
Written By Unknown on Sunday, 20 September 2015 | 20:22
Seri Routerboard Mikrotik telah mengeluarkan produk teranyarnya di pasaran, yaitu RB941-2nD atau disebut Home Access Point lite (hAP lite). hAP Lite adalah sebuah perangkat router
wireless yang cocok bagi kebutuhan rumah dan kantor kecil atau biasa disebut SOHO (small office home office).Perangkat router wireless ini tentu menggunakan firmware Mikrotik RouterOS dengan segala fiturnya seperti bandwidth shaping, firewall, user access control lainnya.
Mikrotik hAP Lite dilengkapi dengan 650MHz CPU, 32MB RAM, dual chain 2.4GHz onboard wireless, empat Fast Ethernet port dan RouterOS L4 license.
Router ini juga menggunakan standar power yang baru di varian ini yaitu MicroUSB 5v, hal ini memungkinkan sumber daya listrik untuk router ini menggunakan charger handphone/smartphone atau bahkan menggunakan powerbank yang banyak beredar di pasaran. Dengan input 5v ini maka router ekonomis ini bisa digunakan untuk "mobile" seperti di kendaraan maupun di ruangan terbuka, karena bisa menggunakan sumber listrik dari powerbank yang biasa digunakan gadget atau telepon genggam Anda.
Varian dari hAP Lite adalah model terbarunya dengan kode RB941-2nD-TC atau disebut hAP Lite2. Perbedaannya yang ketara hanya dalam bentuk fisiknya, dimana hAP Lite2 memiliki bentuk fisik berdiri memanjang pada sisi lebarnya seperti gambar di samping. Untuk jeroan di dalamnya memiliki kemampuan yang sama persis dengan seri awal hAP Lite.
Untuk harganya pun produk hAP Lite ini bisa dibilang yang termurah dibanding seri routerboard mikrotik kelas SOHO yang lain. Dengan harga pasaran sekitar di bawah $30, membuat router hAP Lite bisa menjadi pilihan bagi pengguna rumahan atau SOHO karena harga yang cukup terjangkau.
Kami juga menerima pemesenan router hAP Lite ini ditambah dengan konfigurasi untuk hotspot, bandwidth shapping, firewall, dan lainnya.
Kami juga menerima pemesenan router hAP Lite ini ditambah dengan konfigurasi untuk hotspot, bandwidth shapping, firewall, dan lainnya.
| Product code | RB941-2nD |
| CPU nominal frequency | 650 MHz |
| CPU core count | 1 |
| Size of RAM | 32 MB |
| 10/100 Ethernet ports | 4 |
| 10/100/1000 Ethernet ports | None |
| MiniPCI slots | 0 |
| MiniPCI-e slots | 0 |
| Wireless chip model | QCA9531-BL3A-R |
| Wireless standards | 802.11b/g/n |
| Number of USB ports | 0 |
| Power Jack | 1 |
| PoE out | No |
| Supported input voltage | 5 V - 5 V |
| PoE in | No |
| Voltage Monitor | No |
| CPU temperature monitor | No |
| PCB temperature monitor | No |
| License level | 4 |
| Antenna gain DBI | 1.5 |
| Current Monitor | No |
| CPU | QCA9531-BL3A-R |
| Max Power consumption | 3W |
| SFP ports | None |
| SFP+ ports | None |
| Number of chains | 2 |
| Serial port | None |
Hasil Tes Performa
Gambar di bawah ini adalah hasil tes performa router hAP Lite dari situs resmi routerboard mikrotik. Klik gambar tersebut untuk memperbesar.
22:13
Ulasan Singkat Kabel LAN Cat. 5e "Supreme" Produksi Lokal
Written By Unknown on Wednesday, 29 April 2015 | 22:13
Kali pertama kami menggunakan kabel lan category 5e UTP merk 'Supreme', sebenarnya sebagai pilihan alternatif kabel cat. 5e bermerk yang sudah umum digunakan, seperti Belden , AMP, LS Cable dan yang lain. Hanya karena kebutuhan waktu itu yang perlu stok simpanan kabel lan UTP yang tidak terlalu panjang untuk pelanggan, di mana merk lain kebanyakan menjual produk satu rol untuk 305 m atau 1000 kaki, sedang produk kabel Supreme menawarkan untuk rol lebih pendek yaitu 100 m, yang akhirnya kami coba beli untuk kebutuhan di sini.
Hasil pemakaian di beberapa klien kami cukup baik sampai saat ini, baik untuk sekedar menyambung data lan maupun untuk kebutuhan untuk poe di Acces Point (AP) maupun IP camera. Bahkan hasil tes terakhir kami untuk menyalurkan listrik AP dengan POE sanggup untuk 100 m dengan adaptor listrik 9 V, 600 mA ke seri Mikrotik RB951Ui! Sedangkan jika menggunakan adaptor 12 V, 1 A ternyata juga bisa 100 m untuk seri Airmax Ubiquiti. Tes paling awal kami masih menggunakan adaptor listrik 24 V 380 mA untuk POE 100 ke AP WIS.
Tentu menggembirakan bagi kami mendapat produk bagus dengan harga relatif terjangkau degan pilihan isi rol boks yang ekonomis. Merk Supreme ini tidak kalah dengan produk-produk ternama yang sudah mengakar di masyarakat untuk urusan kabel jaringan.
Yang juga sedikit mengejutkan bagi kami adalah kabel lan ini ternyata sudah diproduksi lokal. Walaupun begitu tetap memiliki kwalitas yang baik dan mampu bersaing dengan produk lainnya di pasaran.
Setelah kami telusuri informasi tentang kabel ini lebih lanjut - dengan search engine tentunya - kabel Supreme ini diproduksi oleh suatu perusahaan gabungan dari beberapa perusahaan lokal dengan perusahaan Jepang. Dan dari informasi situs resminya inilah, kami berpikir bahwa penerapan teknologi Jepang tersebut turut membantu proses produksi sehingga hasilnya dapat diandalkan. Informasi yang didapat dari salah satu supplier kabel ini juga mengatakan bahwa kabel LAN "Supreme" ini juga sudah memenuhi standar nasional SNI. Jadi jika anda memerlukan produk kabel LAN yang memerlukan syarat SNI maka produk ini adalah pilihan yang tepat.
Akhirnya kami memutuskan ikut bagian untuk mempromosikan kabel Supreme ini ke masyarakat, khususnya digunakan untuk kebutuhan data jaringan lewat penjualan secara eceran dalam bentuk perboks rol 100 m maupun hitungan per meter.
Bagi yang berminat untuk mulai menggunakan kabel ini, khususnya yang berada di kota Bekasi bisa menghubungi kami.
Hasil pemakaian di beberapa klien kami cukup baik sampai saat ini, baik untuk sekedar menyambung data lan maupun untuk kebutuhan untuk poe di Acces Point (AP) maupun IP camera. Bahkan hasil tes terakhir kami untuk menyalurkan listrik AP dengan POE sanggup untuk 100 m dengan adaptor listrik 9 V, 600 mA ke seri Mikrotik RB951Ui! Sedangkan jika menggunakan adaptor 12 V, 1 A ternyata juga bisa 100 m untuk seri Airmax Ubiquiti. Tes paling awal kami masih menggunakan adaptor listrik 24 V 380 mA untuk POE 100 ke AP WIS.
![]() |
| Power dan data bisa tersambung dengan panjang kabel 100 m |
Yang juga sedikit mengejutkan bagi kami adalah kabel lan ini ternyata sudah diproduksi lokal. Walaupun begitu tetap memiliki kwalitas yang baik dan mampu bersaing dengan produk lainnya di pasaran.
Setelah kami telusuri informasi tentang kabel ini lebih lanjut - dengan search engine tentunya - kabel Supreme ini diproduksi oleh suatu perusahaan gabungan dari beberapa perusahaan lokal dengan perusahaan Jepang. Dan dari informasi situs resminya inilah, kami berpikir bahwa penerapan teknologi Jepang tersebut turut membantu proses produksi sehingga hasilnya dapat diandalkan. Informasi yang didapat dari salah satu supplier kabel ini juga mengatakan bahwa kabel LAN "Supreme" ini juga sudah memenuhi standar nasional SNI. Jadi jika anda memerlukan produk kabel LAN yang memerlukan syarat SNI maka produk ini adalah pilihan yang tepat.
![]() |
| Label Supreme Cable di boks rol |
Bagi yang berminat untuk mulai menggunakan kabel ini, khususnya yang berada di kota Bekasi bisa menghubungi kami.
20:23
Dari beberapa produk Light+ yang kami peroleh, dan dites dengan membandingkan beberapa produk lain - baik merk terkenal maupun merk 'murah meriah' - yang ada di pasaran lokal, ternyata memang kecerahan cahaya yang dihasilkan - atau disebut lumen - lampu LED Light+ terlihat sedikit lebih terang dalam besar watt yang sama dikelasnya, misal untuk jenis lampu bohlam LED 3 W AC.
Bisa Bekerja Di Tegangan 110 V Dan 220 V AC
Produk lampu LED Light+ untuk jenis tegangan AC, memiliki jangkauan tegangan masuk antara 75 V - 285 V, sebagian produk lagi antara 60 V - 285 V. Hasil tes menggunakan stabilizer servo dengan tegangan keluaran 110 V dan 220 V menunjukkan bahwa baik dengan tegangan 110 V maupun 220 V terang lampu yang dipancarkan tidak mengalami perubahan, ini berarti lampu LED Light+ dapat menyala, dengan terang cahaya yang stabil walaupun sumber listrik seperti dari PLN mengalami penurunan tegangan alias tidak stabil.
Sedangkan produk pesaing lain di kelas yang sama, untuk jangkauan tegangan input sekitar 150 V - 265 V, merk lain yang murah meriah malah hanya bisa berkisar di atas 200 V. Karakteristik yang dimiliki lampu Light+ ini menjadikan produk ini cocok dengan kondisi di negeri kita, yang mana kondisi jaringan listrik di sebagian wilayahnya masih sering byar.. preet atau tidak stabil.
Waktu Hidup Lebih lama Hingga 50.000 Jam Kerja
Keunggulan lain yang dimiliki produk Light+ adalah memiliki waktu hidup lebih lama dibanding kebanyakan produk lain yang kami cek di pasaran. Kebanyakan produk lampu LED lain ditemukan informasi waktu hidup lampu LED umumnya 15.000 jam kerja, yang lain ada yang hingga 30.000 jam. Tapi produk lampu LED Light+ diklaim sanggup hingga 50.000 jam kerja! Kalau klaim ini benar maka produk ini mampu bertahan hingga lebih dari 10 tahun jika rata-rata penggunaan lampu sehari-hari sekitar 12 jam kerja. Ini tentu saja membuat produk lampu LED Light+ lebih awet dibanding para pesaingnya. Tentu klaim tersebut akan dibuktikan sejalan dengan waktu, apakah terbukti sanggup bertahan selama itu?
Harga Yang Bersaing
Walaupun dengan berbagai keunggulan yang dimiliki produk Light+, namun produk ini tetap menawarkan harga yang cukup bersaing dan terjangkau untuk konsumen. Harga pasaran produk lampu LED Light+ masih setara dengan produk-produk merk terkenal yang sudah cukup diketahui masyarakat luas di tanah air.
Dari hasil ulasan singkat di atas tentang produk lampu LED Light+ ini, kami berani katakan bahwa produk Light+ ini adalah salah satu produk terbaik untuk lampu LED di kelasnya untuk pasar lokal. "Lebih hemat! Lebih terang! Lebih stabil! Lebih awet!" Bisa menjadi sebuah slogan untuk produk ini, yang mampu menggebrak pasaran.
Produk terbaru Light+ yang mana, belum keluar dari merk terkenal para pesaing adalah jenis lampu Combo LED bohlam 5 watt dan tabung T8 14 watt yang berfungsi ganda untuk penggunaan lampu normal dan lampu darurat saat sumber listrik seperti PLN padam, tanpa perlu mengisi ulang baterai lampu secara manual, dan untuk model bohlam 5 watt juga bisa dinyalakan dengan tangan saja. Ulasan lebih detail produk ini bisa baca di tulisan Lampu LED Combo, lampu bohlam serbaguna.
Pada akhirnya kami memberanikan diri ikut terjun sebagai penjual produk lampu LED Light+ ini, untuk penggunaan sendiri dan untuk masyarakat pada umumnya, untuk kebutuhan di pemukiman rumah biasa maupun untuk kebutuhan gedung-gedung komersial dan lainnya. Jadi, bagi warga Bekasi mesti punya nih...
Untuk melihat macam-macam produk lampu LED Light+ yang kami jual Anda bisa mengunjungi situs berikut:
lampuledsmart.wordpress.com
Lampu LED Light Plus 'Made In Bekasi' Menggebrak Pasaran
Written By Unknown on Tuesday, 28 April 2015 | 20:23
Untuk tulisan kami ini, akan sedikit mengulas tentang satu produk lampu LED bermerk LIGHT+ (baca: lightplus). Menurut informasi yang kami peroleh produk ini menggunakan teknologi dari Taiwan - ada yang menyebut lisensinya, dan sebagainya - intinya ada komponen-komponen yang diimpor dari sana, sedangkan semua perakitan dan produksi akhir ada di Indonesia tepatnya diproduksi di pabrik yang terletak di wilayah Bekasi. Jadi bolehlah kita sebut produk lampu LED ini "Made In Bekasi" hehe...
kami coba membandingkan apa sih perbedaan atau fitur-fitur unggulan apa yang dimiliki lampu LED light+ untuk bersaing dengan merk-merk terkenal yang sudah merajai pasaran di tanah air, maupun merk-merk made in Tiongkok yang membanjiri pasaran di sini ini juga karena harganya yang murah meriah bak membeli kacang rebus.
Setelah menguji coba sederhana dan kemudian membandingkan hasil yang kami lihat dengan beberapa produk lain di pasaran, bisa kami kumpulkan sedikit penilaian tentang beberapa nilai plus produk lampu LED Light+ dibanding para pesaingnya yang merk terkenal maupun produk impor dari Tiongkok yang lain.
Memiliki Besar Lumen Yang Lebih Tinggi
Dari beberapa produk Light+ yang kami peroleh, dan dites dengan membandingkan beberapa produk lain - baik merk terkenal maupun merk 'murah meriah' - yang ada di pasaran lokal, ternyata memang kecerahan cahaya yang dihasilkan - atau disebut lumen - lampu LED Light+ terlihat sedikit lebih terang dalam besar watt yang sama dikelasnya, misal untuk jenis lampu bohlam LED 3 W AC. Bisa Bekerja Di Tegangan 110 V Dan 220 V AC
Produk lampu LED Light+ untuk jenis tegangan AC, memiliki jangkauan tegangan masuk antara 75 V - 285 V, sebagian produk lagi antara 60 V - 285 V. Hasil tes menggunakan stabilizer servo dengan tegangan keluaran 110 V dan 220 V menunjukkan bahwa baik dengan tegangan 110 V maupun 220 V terang lampu yang dipancarkan tidak mengalami perubahan, ini berarti lampu LED Light+ dapat menyala, dengan terang cahaya yang stabil walaupun sumber listrik seperti dari PLN mengalami penurunan tegangan alias tidak stabil.
Sedangkan produk pesaing lain di kelas yang sama, untuk jangkauan tegangan input sekitar 150 V - 265 V, merk lain yang murah meriah malah hanya bisa berkisar di atas 200 V. Karakteristik yang dimiliki lampu Light+ ini menjadikan produk ini cocok dengan kondisi di negeri kita, yang mana kondisi jaringan listrik di sebagian wilayahnya masih sering byar.. preet atau tidak stabil.
![]() |
| Dengan tegangan input AC 110 V dan 220 V, nyala lampu tetap sama terang (klik perbesar) |
Waktu Hidup Lebih lama Hingga 50.000 Jam Kerja
Keunggulan lain yang dimiliki produk Light+ adalah memiliki waktu hidup lebih lama dibanding kebanyakan produk lain yang kami cek di pasaran. Kebanyakan produk lampu LED lain ditemukan informasi waktu hidup lampu LED umumnya 15.000 jam kerja, yang lain ada yang hingga 30.000 jam. Tapi produk lampu LED Light+ diklaim sanggup hingga 50.000 jam kerja! Kalau klaim ini benar maka produk ini mampu bertahan hingga lebih dari 10 tahun jika rata-rata penggunaan lampu sehari-hari sekitar 12 jam kerja. Ini tentu saja membuat produk lampu LED Light+ lebih awet dibanding para pesaingnya. Tentu klaim tersebut akan dibuktikan sejalan dengan waktu, apakah terbukti sanggup bertahan selama itu?
![]() |
| Info Spesifikasi: Bohlam LED Bekerja baik di tegangan listrik yang berbeda |
Walaupun dengan berbagai keunggulan yang dimiliki produk Light+, namun produk ini tetap menawarkan harga yang cukup bersaing dan terjangkau untuk konsumen. Harga pasaran produk lampu LED Light+ masih setara dengan produk-produk merk terkenal yang sudah cukup diketahui masyarakat luas di tanah air.
Dari hasil ulasan singkat di atas tentang produk lampu LED Light+ ini, kami berani katakan bahwa produk Light+ ini adalah salah satu produk terbaik untuk lampu LED di kelasnya untuk pasar lokal. "Lebih hemat! Lebih terang! Lebih stabil! Lebih awet!" Bisa menjadi sebuah slogan untuk produk ini, yang mampu menggebrak pasaran.
![]() |
| Informasi produk salah satu merk lampu LED di pasaran |
Pada akhirnya kami memberanikan diri ikut terjun sebagai penjual produk lampu LED Light+ ini, untuk penggunaan sendiri dan untuk masyarakat pada umumnya, untuk kebutuhan di pemukiman rumah biasa maupun untuk kebutuhan gedung-gedung komersial dan lainnya. Jadi, bagi warga Bekasi mesti punya nih...
Untuk melihat macam-macam produk lampu LED Light+ yang kami jual Anda bisa mengunjungi situs berikut:
lampuledsmart.wordpress.com
Labels:
promo
09:36
Lampu LED Combo serbaguna ini dapat digunakan di rumah Anda bergantung dari kebutuhan, tapi menurut hemat kami lampu LED Combo bohlam 5 watt ini cocok dipasang di kamar tidur, dapur, kamar mandi, teras, halaman, di meja belajar, dan untuk lampu baca.
Lampu LED Combo, lampu bohlam LED Serbaguna
Written By Unknown on Tuesday, 21 April 2015 | 09:36
Kini telah hadir lampu LED serbaguna, selain berfungsi sebagai lampu penerang biasa di dalam rumah - yang mana sudah dikenal hemat energi listrik dan ramah lingkungan - lampu LED ini juga otomatis berfungsi sebagai lampu darurat untuk penerangan sewaktu terjadi pemadaman listrik PLN. Benar, lampu LED Combo ini mampu berfungsi bukan hanya sekedar pengganti lilin, tapi lampu bohlam di dalam rumah tetap bisa menyala selama berjam-jam.
Lampu LED Combo serbaguna memang dilengkapi dengan sistem penyimpan daya cadangan seperti baterai di dalam lampu bohlam tersebut. jadi sistem daya cadangannya bekerja seperti sistem UPS pada saat sumber listrik PLN padam, dengan catatan posisi saklar lampu dalam posisi aktif (On). Sumber daya cadangan akan diisi pada saat sumber listrik utama normal, direkomendasikan lampu LED Combo ini dinyalakan 1-2 hari agar baterai penyimpan daya cadangan bisa penuh.
Fitur-Fitur Yang Dimiliki Lampu LED Combo
Fitur-Fitur Yang Dimiliki Lampu LED Combo
![]() |
| Model Lampu Bohlam Combo 5 W |
Berikut ini adalah beberapa fitur-fitur kelebihan yang dimiliki lampu LED Combo serbaguna:
- Dapat otomatis mendeteksi apakah sumber listrik padam atau saklar lampu di off, ketika sumber listrik yang padam maka lampu Combo akan menyala.
- Lampu menyala otomatis sekitar 1 detik setelah sumber listrik padam.
- Saklar lampu biasa dapat digunakan tanpa menambah sirkuit elektronik tambahan.
- Penggunaan daya cadangan hingga 10 jam selama sumber listrik padam.
- Pengisian ulang baterai secara otomatis saat sumber listrik menyala dan lampu Combo dinyalakan.
- Waktu kerja (lifetime) baterai sekitar 500 kali isi ulang dan pemakaian.
Sedangkan untuk lampu LED Combo jenis bohlam 5 watt karena informasi besar lumen tidak terdapat pada bungkus lampu, kami coba membandingkannya kecerahan cahaya lampu LED Combo 5 watt secara sederhana dengan cara dibandingkan dengan cahaya lampu LED dan CFL neon yang ada di pasaran untuk memperkirakan besarnya lumen. Hasilnya adalah diperkirakan untuk lampu LED Combo model Bohlam 5 watt memiliki besar lumen sekitar 400-450lm. Jika dibandingkan dengan lampu CFL maka memiliki tingkat kecerahan cahaya yang sama dengan lampu bohlam CFL 10-11 watt.
Di mana Lampu Combo Serbaguna Digunakan?
![]() |
| Lampu LED Combo juga cocok digunakan untuk lampu meja |
Tapi tidak menutup kemungkinan lampu LED Combo dipakai di semua ruangan, karena selain jenis bohlam 5 watt, ada satu model lagi jenis lampu tabung T8 14 watt yang lebih terang yang tentunya bisa dipasang untuk ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, ruang makan, toko retail, etalase dan lainnya.
![]() |
| Lampu LED Combo Serbaguna Model Tabung T8 14 W |
Alternatif Pengganti Lilin Dan Lampu Senter
Selain dipasang di dalam ruangan yang telah di sebutkan pada paragraf sebelumnya, ternyata lampu bohlam LED Combo tidak mesti selalu terpasang dalam fitting lampu untuk menyala lho. Ya, lampu bohlam LED Combo serbaguna ini bahkan bisa menyala dalam genggaman tangan Anda sendiri! Sungguh menarik bukan? Dengan adanya kelebihan ini, ketika sumber listrik PLN padam, bahkan anda tidak perlu menggunakan lilin atau lampu senter untuk dibawa kemana-mana, cukup sediakan lampu bohlam LED Combo sebagai penerang yang bisa portabel.
![]() |
| Lampu LED Combo bohlam bisa menyala menggunakan tangan saja |
Anda tertarik untuk mulai mencoba? Berapa biaya yang perlu dikeluarkan untuk sebuah lampu LED Combo serbaguna model bohlam 5 watt dan model tabung 14 watt ini di pasaran? Untuk mendapat lampu LED Combo ini Anda masih cukup membayar di bawah 100 ribu rupiah untuk bohlam 5 watt dan di bawah 200 ribu rupiah untuk model tabung 14 watt. Relatif cukup terjangkau dengan berbagai fitur unggulan yang dimilikinya tentu sepadan, seperti pepatah "Ada harga, ada rupa".
Jadi jika dikumpulkan beberapa fitur LED Combo di atas ditambah dengan beberapa kelebihan yang dimiliki lampu LED di banding lampu pijar dan CFl neon yang pernah dibahas di Kelebihan Lampu Bohlam LED maka didapat Lampu LED Combo memiliki kelebihan:
Jadi jika dikumpulkan beberapa fitur LED Combo di atas ditambah dengan beberapa kelebihan yang dimiliki lampu LED di banding lampu pijar dan CFl neon yang pernah dibahas di Kelebihan Lampu Bohlam LED maka didapat Lampu LED Combo memiliki kelebihan:
- Hemat daya listrik
- Lebih awet bisa bertahan hingga di atas 20000 jam
- Hemat pengeluaran biaya beban listrik dan penggantian lampu
- Lampu menyala instan, tanpa ada waktu pemanasan (warm up)
- Tidak mudah rusak atau pecah karena tanpa tabung kaca
- Suhu lampu disentuh tidak panas
- Lebih aman bagi lingkungan karena tanpa merkuri seperti lampu CFL neon
- Lampu ramah lingkungan (green light) karena hemat energi
- Lampu LED serbaguna untuk pemakaian normal dan darurat
- Otomatis mendeteksi apakah sumber listrik padam
- Lampu menyala 1 detik setelah sumber listrik padam
- Tanpa menambah sirkuit elektronik di saklar lampu
- Bisa bertahan menyala hingga 6 - 10 jam saat sumber listrik padam
- Pengisian otomatis baterai cadangan dalam lampu LED Combo
- Waktu kerja baterai (lifetime) 500 kali isi ulang dan pemakaian
- Bisa dinyalakan dengan tangan sebagai lampu portabel pengganti lampu senter
Jika Anda tertarik untuk membeli lampu LED Combo serbaguna, bisa hubungi kami. Terimakasih.
Labels:
promo



































